Connect with us

9info.co.id – Pelaksanaan Musyawarah Cabang ( Harungguan Balei ) Himpunan Masyarakat Simalungun Indonesia (HMSI) DPC Kota Batam dilaksanakan di Ballroom Hotel SP Batu Aji, Minggu, (8/5/22).

Dilaksanakanya Muscab Ke -2 ini, setelah berakhirnya masa kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Masyarakat Simalungun Indonesia ( DPC HMSI) Kota Batam periode 2016 – 2021.
Antusias Warga Simalungun yang ada di kota Batam pun tampak terlihat dalam Pelaksanaan Muscab HMSI ini, Salah satunya, dari 33 Harungguan (Komunitas), Mulai dari Komunitas Marga marga yang berasal dari Kabupaten Simalungun, Komunitas parsahutaaon ( Asal Kampung), hampir seluruh Komunitas mengirimkan perwakilan mereka untuk mengikuti Muscab HMSI ini.

Para Calon Ketua HMSI Kota Batam yang ikut bertanding dalam Muscab HMSI

Ketua Panitia Ir.Laiden E.Purba Menyatakan,” Muscab Ke 2 dilaksanakan Atas komitment dan Kesepahaman dari seluruh Warga Simalungun yang ada di Batam,” jelasnya.
” Saat ini Jumlah Penduduk Warga Simalungun di Kota Batam Sudah Mencapai Angka sekitar 5000 Jiwa, Sehingga Sudah selayaknya Suku Simalungun memiliki wadah untuk mempersatukan Komunitas komunitas yang ada tanpa memandang Perbedaan Agama , Marga, dan Asal Kampungnya,” tambahnya.

Adapun Thema yang diangkat Dalam Muscab ini, ” Dengan Semangat Kebersamaan untuk meningkatkan ekonomi Kreatif dan UMKM Masyarakat Simalungun kota Batam , Serta demi Kwalitas Organisasi dan Kepemimpinan Yang Lebih baik,”

Dalam Menggapai Kepemimpinan yang lebih baik dalam organisasi HMSI DPC Kota Batam. Dihadapan Tokoh masyarakat Simalungun Kepri dan Kota Batam, Djasarmen Purba, Anggota DPD RI dari Dapil Kepri Richard Pasaribu dan Pengurus DPD HMSI Provinsi Kepri, oleh Edward Banner Purba, Pemilihan Badan Pengurus Harian Himpunan Masyarakat Simalungun Indonesia (HMSI) DPC Kota Batam disepakati agar Bacalon harus terlebih dahulu mendapatkan minimal tiga dukungan baik dari tuppuan marga maupun komunitas yang telah ditetapkan dalam Muscab.

PARA PENGURUS HMSI KOTA BATAM PERIODE 2022-2027

Setelah menyepakati Tatib dan tata cara pemilihan. dalam Muscab HMSI ke II ini, Ir. laiden E.Purba Pun Terpilih menjadi Ketua HMSI dengan perolehan 20 Suara, disusul oleh Berton Purba dengan perolehan 18 suara, Disusul oleh Togar Damanik 7 Suara, dan Sarmudin Sinaga 4 suara.
Setelah Terpilih secara Voting Suara Terbanyak, Laiden Purba Pun menetapkan Struktur Kepengurusan DPC HMSI Batam.

Ketua. : Ir.Laiden E.Purba
Waka I : CSy. Rahmat A.K Purba
Waka II. : Togar Damanik ,SH.
Waka III : Rahendy Purba
Waka IV : St. Dahlan Garingging

Sekretaris : Parlindungan Girsang,SE
Waka Sek I : Wasden Turnip,SH
Waka Sek II : Rahman Damanik

Bendahara : Sarmudin Sinaga,ST
Waka Bend I : Jeck Junior Purba
Waka Bend II : Nellida Purba

KETUA HMSI KOTA BATAM TERPILIH, Ir.LAIDEN PURBA

Terpilihnya Laiden Purba Menjadi Ketua HMSI Kota Batam diharapkan mampu membawa perubahan dan Semangat Kebersamaan untuk meningkatkan ekonomi Kreatif dan UMKM Masyarakat Simalungun kota Batam , Serta demi Kwalitas Organisasi dan Kepemimpinan Yang Lebih baik.(Mat)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Perbaikan Pipa Simpang Plamo-Kepri Mall Rampung, Aliran Air Mulai Didistribusikan Bertahap

Perbaikan Pipa Simpang Plamo-Kepri Mall Rampung, Aliran Air Mulai Didistribusikan Bertahap

9info.co.id | BATAM – Proses perbaikan kebocoran pipa transmisi di kawasan Simpang Plamo menuju Kepri Mall akhirnya selesai dilakukan pada Jumat (12/6/2026) dini hari.

Pasokan air bersih bagi warga yang terdampak gangguan tersebut kini mulai dialirkan kembali secara bertahap.

Badan Usaha SPAM dan Pengelolaan Limbah BP Batam bersama Tim Teknis PT. Air Batam Hilir di lapangan berhasil menyelesaikan seluruh proses pengelasan akhir pipa pada hari Jumat, 12 Juni 2026, pukul 03.30 WIB.

Sebelumnya, proses pemulihan sempat mengalami keterlambatan dari estimasi awal akibat sejumlah kendala teknis yang membutuhkan penanganan ekstra di lokasi.

“Kami memahami betul bahwa keterlambatan ini berdampak pada aktivitas sehari-hari masyarakat di wilayah terdampak,” ujar Ariastuty, Jumat (12/6/2026).

Ia mengatakan, di lapangan, tim harus bekerja dengan presisi tinggi karena menghadapi dua kendala utama.

Hambatan pertama, menurut Ariastuty, adalah adanya kendala teknis saat proses penyambungan pipa.

Demi memastikan ketahanan jangka panjang dan mencegah kebocoran berulang, petugas terpaksa melakukan perombakan serta penyesuaian ulang pada komponen penyambung agar terpasang secara sempurna.

Selain itu, tantangan kedua berkaitan dengan kondisi internal pipa yang masih dialiri sisa air aktif. Kondisi pipa yang basah membuat proses pengelasan akhir menjadi sangat sulit.

“Kami tidak bisa memaksakan pengelasan dalam situasi tersebut karena sangat berbahaya bagi keselamatan pekerja dan bisa mengurangi kualitas sambungan pipa itu sendiri,” tambahnya.

Setelah memastikan seluruh sambungan memenuhi standar teknis, proses normalisasi jaringan langsung berjalan.

Saat ini, pendistribusian air minum sudah mulai dilakukan kembali ke rumah pelanggan secara bertahap.

PT. Air Batam Hilir mengingatkan bahwa pemulihan tekanan air di wilayah dataran tinggi atau yang berada di ujung jalur pipa akan memakan waktu sedikit lebih lama.

Baik BP Batam dan PT. Air Batam Hilir menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan serta terganggunya pendistribusian air selama proses perbaikan ini.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesabaran, pengertian, dan dukungan masyarakat selama tim berupaya maksimal memulihkan infrastruktur ini,” pungkas Ariastuty. (RUD)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain