Connect with us

9info.co.id – Kapolsek Batam Kota AKP Betty Novia menggelar konferensi pers ungkap pelaku pencurian dengan pemberatan ganjal ATM yang di damping oleh Kasi Humas Polresta Barelang AKP Tigor Sidabariba, SH, Kanit Reskrim Polsek Batam Kota Ipda Hasmir, S.H. bertempat di Mapolsek Batam Kota. Rabu (07/06/2023)

Pelaku yang di amankan berinisial IL (50 Tahun) dan IT (38 Tahun) yang di tangkap pada tanggal 11 Mei 2023 di Alfamart Perum. Hanglekir Kec. Batam Kota -Kota Batam.

Kapolsek Batam Kota AKP Betty Novia menjelaskan kronologis kejadian berawal Pada hari Selasa Tanggal 09 Mei 2023 Sekira pukul 13.30 Wib, Korban inisial S (51 Tahun) saat itu hendak mengambil uang di Mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank BNI Komplek Pertokoan Top One Kabil Kec. Nongsa – Kota Batam, namun saat Korban hendak memasukkan ATM miliknya , korban kesulitan hendak memastikkan-kartu ATM nya dimesin tersebut, pada saat bersamaan datang pelaku yang berpura pura mengambil Struk sehingga Korban mengatakan, kepada pelaku ” BAPAK BISA TARIK TADI?, kemudian pelaku mengatakan “BISA” kemudian pelaku berpura pura menawarkan bantuan namun mengarahkan Korban untuk melakukan intruksi yang pelaku berikan sehingga pelaku dapat mengetahui Pin ATM milik korban.

Setelah pelaku berhasil mengetahui nomor PIN ATM milik korban, pelaku mengganti atau menukarkan ATM korban dengan ATM milik pelaku tanpa sepengetahuan Korban, kemudian setelah pelaku berhasil mendapatkan ATM Korban, pelaku bersama temannya yang sudah menunggu diluar langsung pergi meninggalkan Korban, Atas kejadian tersebut Korban mengalami kerugian sebesar Rp 2.950.000. dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Nongsa guna pengusutan lebih laniut.

Menerima laporan dari korban, kemudian pada tanggal 11 Mei 2023, Opsnal Polsek Batam Kota mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa pelaku pencurian yang diamankan di Alfamart Perum Hanglekir, kemudian anggota Opsnal Polsek Batam Kota mendatangi lokasi dan mengamankan pelaku yang berjumlah 2 orang laki laki yang mana mengaku IR dan IT, Kemudian pelaku hendak kabur setelah ketahuan mau melakukan pencurian, kemudian pelaku dibawa kepolsek Batam Kota untuk di periksa dan dari hasil pemeriksaan kedua pelaku tersebut mengaku hendak melakukan pencurian dengan cara ganjal ATM.

Kapolresta Barelang Kombes Pol NugrohoTri N, SH, SIK, MH melalui Kapolsek Batam Kota AKP Betty Novia mengatakan korban melakukan aksinya dengan cara mengganjal ATM dan berpura pura membantu korban yang kesulitan memasukkan kartu ATM, kemudian setelah mengetahui pin ATM korban, Pelaku menukar Kartu ATM korban dengan Kartu ATM milik Pelaku.

Pelaku melakukan aksinya untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari karena belum ada pekerjaan. Para Pelaku sudah melakukan Aksinya sebanyak 2 kali.

Atas perbuatannya pelaku di jerat dengan pasal 363 Ayat (1) KUHPidana dengan ancaman penjara paling lama 7 Tahun. Ungkap Kapolsek Batam Kota AKP Betty Novia. (Hum)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Perbaikan Pipa Simpang Plamo-Kepri Mall Rampung, Aliran Air Mulai Didistribusikan Bertahap

Perbaikan Pipa Simpang Plamo-Kepri Mall Rampung, Aliran Air Mulai Didistribusikan Bertahap

9info.co.id | BATAM – Proses perbaikan kebocoran pipa transmisi di kawasan Simpang Plamo menuju Kepri Mall akhirnya selesai dilakukan pada Jumat (12/6/2026) dini hari.

Pasokan air bersih bagi warga yang terdampak gangguan tersebut kini mulai dialirkan kembali secara bertahap.

Badan Usaha SPAM dan Pengelolaan Limbah BP Batam bersama Tim Teknis PT. Air Batam Hilir di lapangan berhasil menyelesaikan seluruh proses pengelasan akhir pipa pada hari Jumat, 12 Juni 2026, pukul 03.30 WIB.

Sebelumnya, proses pemulihan sempat mengalami keterlambatan dari estimasi awal akibat sejumlah kendala teknis yang membutuhkan penanganan ekstra di lokasi.

“Kami memahami betul bahwa keterlambatan ini berdampak pada aktivitas sehari-hari masyarakat di wilayah terdampak,” ujar Ariastuty, Jumat (12/6/2026).

Ia mengatakan, di lapangan, tim harus bekerja dengan presisi tinggi karena menghadapi dua kendala utama.

Hambatan pertama, menurut Ariastuty, adalah adanya kendala teknis saat proses penyambungan pipa.

Demi memastikan ketahanan jangka panjang dan mencegah kebocoran berulang, petugas terpaksa melakukan perombakan serta penyesuaian ulang pada komponen penyambung agar terpasang secara sempurna.

Selain itu, tantangan kedua berkaitan dengan kondisi internal pipa yang masih dialiri sisa air aktif. Kondisi pipa yang basah membuat proses pengelasan akhir menjadi sangat sulit.

“Kami tidak bisa memaksakan pengelasan dalam situasi tersebut karena sangat berbahaya bagi keselamatan pekerja dan bisa mengurangi kualitas sambungan pipa itu sendiri,” tambahnya.

Setelah memastikan seluruh sambungan memenuhi standar teknis, proses normalisasi jaringan langsung berjalan.

Saat ini, pendistribusian air minum sudah mulai dilakukan kembali ke rumah pelanggan secara bertahap.

PT. Air Batam Hilir mengingatkan bahwa pemulihan tekanan air di wilayah dataran tinggi atau yang berada di ujung jalur pipa akan memakan waktu sedikit lebih lama.

Baik BP Batam dan PT. Air Batam Hilir menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan serta terganggunya pendistribusian air selama proses perbaikan ini.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesabaran, pengertian, dan dukungan masyarakat selama tim berupaya maksimal memulihkan infrastruktur ini,” pungkas Ariastuty. (RUD)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain