Connect with us

9info.co.id – Kapolsek Batam Kota AKP Betty Novia menggelar konferensi pers ungkap pelaku Penganiayaan terhadap anak di bawah umur yang di dampingi oleh Kasi Humas Polresta Barelang AKP Tigor Sidabariba, SH, Kanit Reskrim Polsek Batam Kota Ipda Hasmir, S.H. bertempat di Mapolsek Batam Kota. Rabu (07/06/2023)

Pelaku yang di amankan berinisial EK (20 Tahun) yang di tangkap pada tanggal 04 Mei 2023 di Baloi Kolam Sungai Panas Kota Batam, Pelaku merupakan Residivis 3 kali keluar masuk penjara sejak berumur 17 tahun.

Kapolsek Batam Kota AKP Betty Novia menjelaskan kronologis kejadian berawal Pada hari selasa tangal 14 Februari 2023 sekira pukul 21.30 Wib, Ibu korban inisial NA mengetahui dari warga bahwa korban BP (15 tahun) telah dilarikan kerumah sakit harapan bunda akibat mengalami luka tusukan di – TPU Taman langgeng Kel.sungai Panas Kec. Batam kota – Kota Batam.

Kemudian Ibu Korban langsung pergi ke rumah sakit melihat keadaan korban yang sudah di rawat di ruang UGD dan melihat luka yang dialami korban di bagian punggung, bokong, paha terdapat luka tusuk dan saat itu korban belum sadarkan diri, kemudian ibu korban datang ke polsek batam kota untuk melaporkan atas kejadian yang dialami anaknya.

Saat korban sudah sadar dan menceritakan kepada ibunya bahwa pelaku EK bermula nongkrong di tpu sungai panas bersama teman-temannya lalu pelaku ada masalah dengan teman korban hingga pelaku mengejar teman korban dengan menggunakan pisau, karena teman korban melarikan diri maka korban juga ikut melarikan diri, kemudian pelaku mengejar korban hingga terjatuh ke tanah dan pelaku langsung melakukan penikaman terhadap korban di bagian punggung, bokong dan paha lalu pelaku melarikan diri setelah melihat korban sudah banyak mengeluarkan darah.

Menerima laporan dari korban, kemudian anggota reskrim polsek batam kota yang dipimpin melakukan rangkaian penyelidikan dengan mencari saksi-saksi untuk diambil keterangan, dan berdasarkan keterangan para saksi dan korban langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku dan didapatkan informasi bahwa pelaku tidak pulang kerumah, hingga akhirnya pada hari kamis tanggal 04 mei 2023 pukul 10.00 wib mendapatkan informasi bahwa pelaku sedang berada di rumah nya di Baloi Kolam Sungai Panas Kota Batam, dan Pelaku berhasil di amankan.

Kapolresta Barelang Kombes Pol NugrohoTri N, SH, SIK, MH melalui Kapolsek Batam Kota AKP Betty Novia pada saat di lakukan penangkapan terhadap pelaku, kondisi pelaku terdapat luka di bagian pinggang yang sudah di perban, maka terhadap pelaku dibawa ke rumah sakit bhayangkara untuk memastikan kesehatannya dan selanjutnya membawa ke polsek batam kota. luka luka pada pelaku di sebabkan oleh abang korban yang sakit hati terhadap pelaku.

Pada saat melakukan penganiayaan pelaku dalam kondisi mabuk, Menurut pengakuannya, setelah melakukan penganiayaan pelaku selama ini bersembunyi di rumah teman nya yang berada di Tanjung Uban Kab. Bintan.

Atas perbuatannya pelaku di jerat dengan pasal 80 Ayat (2) UU RI No 35 tahun 2014 Tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Dan atau Pasal 351 ayat 2 K.U.H.Pidana, Tentang Penganiayaan berat dengan ancaman penjara palinh lama 5 tahun. Ungkap Kapolsek Batam Kota AKP Betty Novia. (Tim)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Tugboat Terbalik Telan Korban, PT Pradana Samudra Lines Bertanggungjawab

Tugboat Terbalik Telan Korban, PT Pradana Samudra Lines Bertanggungjawab

9info.co.id | BATAM  – Manajemen PT Pradana Samudra Lines memastikan menanggung seluruh biaya santunan, asuransi, hingga pemakaman korban dalam insiden kapal tugboat terbalik di perairan PT ASL Tanjung Uncang, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Manajer Agensi PT Pradana Samudra Lines Moh. Fatur Akbar mengatakan pihak perusahaan bertanggung jawab penuh terhadap para kru yang menjadi korban dalam kejadian tersebut.

“Kami memberikan santunan kepada korban, mengeluarkan asuransi, serta menanggung seluruh biaya pemakaman baik di dalam maupun luar kota sampai proses pemakaman selesai,” kata Fatur di Batam, Sabtu.

Ia menjelaskan saat kejadian terdapat lima orang kru di dalam kapal tugboat yang sedang melakukan asist atau membantu mendorong kapal lain.
Menurut dia, hubungan kerja para kru berada di bawah manajemen PT Pradana Samudra Lines sebagai penyedia awak kapal, bukan sebagai agen pelayaran. Sehingga tidak ada sangkut pautnya dengan manajeman PT ASL.

“Kami adalah manajemen kru. Para kru memiliki kontrak kerja langsung dengan perusahaan kami. Jadi kami yang mengelola dan menyediakan kru untuk kapal yang digunakan oleh perusahaan lain,” ujarnya.

Fatur mengatakan berdasarkan keterangan kru yang selamat, insiden terjadi ketika kondisi cuaca dan arus laut cukup kuat sehingga kapal terdorong ombak hingga akhirnya terbalik. Saat kejadian, sebagian kru berada di luar kapal untuk memperbaiki tali, sementara kru lainnya masih berada di dalam kapal.

“Menurut keterangan kru yang selamat, arus laut cukup kuat sehingga mereka kesulitan menyelamatkan diri. Namun kami memastikan seluruh kru bekerja sesuai prosedur operasi standar (SOP),” katanya.

Ia menambahkan pihak perusahaan juga telah berkomunikasi dengan keluarga para korban dan memastikan seluruh korban dimakamkan di Batam.

“Kami sudah berkomunikasi dengan keluarga korban dan mereka sudah menerima penjelasan dari perusahaan,” ujarnya.

Sebelumnya, Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap seorang anak buah kapal (ABK) yang dilaporkan hilang setelah kapal tugboat terbalik di perairan PT ASL Tanjung Uncang, Batam, Jumat (6/3).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang Fazzli mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 17.57 WIB, sementara insiden terjadi sekitar pukul 14.30 WIB saat kapal tugboat sedang menarik kapal kargo Kyparissia.

Dari lima orang yang berada di atas kapal, tiga orang ditemukan meninggal dunia, satu orang selamat, dan satu orang lainnya masih dalam pencarian.

Tiga korban meninggal dunia masing-masing Abdul Rahman selaku kapten kapal, Guntur Pardede sebagai chief, serta Jhonson Bertuahman Damanik yang menjabat kepala kamar mesin (KKM).

Sementara korban selamat diketahui bernama M. Habib Ansyari, sedangkan satu korban yang masih dalam pencarian adalah Yusuf Tankin yang bertugas sebagai second engineer.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Kantor SAR Tanjungpinang, Vessel Traffic Service (VTS) Batam, Polairud Polda Kepulauan Riau, serta pihak PT ASL Batam masih terus melakukan pencarian terhadap korban yang hilang di sekitar lokasi kejadian.(Tim)

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain