Connect with us

9info.co.id – Jangan salah paham dulu dengan judulnya. Hotel HARRIS Batam Center telah terbukti menjadi pilihan populer bagi mereka yang mencari pengalaman Ramadan yang nyaman dan berkesan.

Akan tetapi dikarenakan kepopuleran ini sehingga sering terjadi “fully booked”  atau penuh sehingga tamu-tamu yang ingin merasakan berbuka puasa di HARRIS Batam Center terpaksa mengurungkan niatnya atau memilih tanggal-tanggal yang masih tersedia untuk membeli paket berbuka.

Meskipun hotel telah menerima umpan balik dari beberapa tamu yang menyatakan kekecewaan tentang ketersediaan paket The HARRIS Ramadan (THR) respons yang luar biasa terhadap paket tersebut merupakan bukti kepopulerannya dan keberhasilannya.

Akibat permintaan yang tinggi untuk berbuka puasa di HARRIS Hotel Batam Center, seringkali tamu yang memesan tidak mendapatkan tempat. “Disarankan kepada yang ingin mencoba paket THR ini untuk memesan jauh-jauh hari agar dapat merasakan kelezatan makanan-makanan yang disediakan oleh tim hotel” ujar Harum Hendra Winata selaku General Manager HARRIS Hotel Batam Center.

Tim HARRIS Batam Center hotel ingin menyatakan rasa terima kasih mereka kepada semua tamu mereka atas respons yang luar biasa terhadap paket THR.

Mereka mengakui bahwa bulan suci Ramadan adalah waktu yang istimewa bagi umat Muslim dan telah berdedikasi untuk memastikan bahwa tamu mereka dapat berbuka puasa dalam suasana yang nyaman dan menyenangkan.

“Menu yang disajikan perharinya dapat mencapai 60 item, mulai dari takjil, sup, makanan utama, menu makanan arab, hinggal stal live cooking yang selalu menjadi incaran tamu ketika berbuka puasa” tambah Harum.

Meskipun menyesali segala ketidaknyamanan yang disebabkan oleh kurangnya ketersediaan paket selama kunjungan tamu, pihak hotel juga tidak ingin terlalu membuat tidak nyaman tamu berbuka puasa dengan menerima semua pesanan tanpa memperdulikan ruang yang tersedia.

Hotel HARRIS Batam Center bangga atas keberhasilan mereka selama musim Ramadan yang permintaannya tinggi dan berharap dapat terus memberikan layanan dan pengalaman yang luar biasa bagi tamu mereka.

HARRIS Hotel Batam Center masih membuka paket THR sampai dengan hari ke 29 Ramadan yang jatuh pada tanggal 20 April 2023.

Istimewanya, untuk periode tanggal 18 – 20 April promo yang diberikan untuk tamu menjadi pembelian 5 orang gratis 1 orang.

Segera pesan sebelum kehabisan. Paket THR dibandrol diangka Rp 178,000 per orang dan Rp 89,000 untuk anak usia 4 – 10 tahun. (Tim)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

MBG Tak Boleh Berhenti di Dapur dan Distribusi, REL-MBG Kepri Siap Kawal hingga Penerima Manfaat

MBG Tak Boleh Berhenti di Dapur dan Distribusi, REL-MBG Kepri Siap Kawal hingga Penerima Manfaat

9info.co.id | BATAM – Peran relawan dalam mengawal Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus mendapat perhatian.

‎Ketua DPW Relawan Masyarakat Bersatu Gotong Royong/Relawan Makan Bergizi Gratis (REL-MBG) Kepulauan Riau (Kepri), Isye Lombogia, mendapat undangan menghadiri peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana.Senin (17/08/2026).

‎Undangan tersebut menjadi sorotan karena REL-MBG merupakan salah satu elemen masyarakat yang bergerak mengawal implementasi program MBG di tingkat daerah.

‎Kehadiran Isye Lombogia di Istana juga berlangsung setelah Ketua Dewan Pembina REL-MBG, Dr. Muhammad Qodari, S.Psi., M.A., melakukan kunjungan kerja ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Batam, Kepri, pada Rabu (12/8/2026) lalu.

‎Kunjungan tersebut menjadi momentum konsolidasi untuk melihat secara langsung pelaksanaan program MBG sekaligus memperkuat peran jaringan relawan di daerah.

Isye

Ketua DPW Relawan Masyarakat Bersatu Gotong Royong/Relawan Makan Bergizi Gratis (REL-MBG) Kepulauan Riau (Kepri), Isye Lombogia, mendapat undangan menghadiri peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana.Senin (17/08/2026).

Bukan Sekadar Seremonial

‎REL-MBG menegaskan bahwa keberadaan organisasi bukan sekadar pelengkap dalam pelaksanaan MBG. Organisasi ini diarahkan menjadi mitra strategis non-struktural yang ikut mendorong pengawasan sosial terhadap pelaksanaan program di lapangan.

‎Di tingkat daerah, pengawalan dapat dilakukan melalui pemantauan aktivitas SPPG, perhatian terhadap standar kebersihan dan keamanan pangan, kecukupan gizi, hingga kelancaran distribusi makanan kepada penerima manfaat.

‎REL-MBG juga mendorong agar pelaksanaan MBG memberikan efek ekonomi bagi masyarakat setempat dengan melibatkan petani, pedagang, pelaku UMKM, serta pemasok lokal dalam rantai penyediaan bahan pangan.

‎Bagi Kepri, tantangan tersebut menjadi semakin penting mengingat karakter wilayah kepulauan yang memiliki kondisi geografis dan akses distribusi berbeda dibandingkan daerah lainnya.

‎Ketua DPW REL-MBG Kepri, Isye Lombogia, menegaskan jajaran yang dipimpinnya siap memperkuat konsolidasi dan menjalankan amanah organisasi dari tingkat pusat.

‎“Kepri akan solid menjalankan amanah dari pusat. Kami siap mengawal dan mendukung Program Makan Bergizi Gratis agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Isye.

Undangan ke Istana Jadi Momentum Penguatan Organisasi

‎Isye menilai undangan menghadiri peringatan HUT ke-81 RI di Istana bukan sekadar agenda seremonial. Momentum tersebut menjadi kesempatan memperkuat semangat kebangsaan sekaligus membangun koordinasi antara jaringan relawan di daerah dengan gerakan nasional mendukung program MBG.

‎Menurutnya, keberhasilan MBG membutuhkan kerja bersama. Pemerintah memiliki peran utama dalam penyelenggaraan program, sementara masyarakat dapat mengambil bagian melalui partisipasi, pengawasan, serta penyampaian aspirasi dari lapangan.

‎“Kami tidak ingin MBG hanya berhenti pada distribusi makanan. Program ini harus memberikan manfaat yang nyata, baik dari sisi pemenuhan gizi maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

isye 2

Kehadiran Isye Lombogia di Istana juga berlangsung setelah Ketua Dewan Pembina REL-MBG, Dr. Muhammad Qodari, S.Psi., M.A., melakukan kunjungan kerja ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Batam

Kepri Siap Perkuat Pengawasan dari Lapangan


‎REL-MBG Kepri menyatakan akan terus membangun koordinasi dengan SPPG, pemerintah daerah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan pelaksanaan MBG berjalan sesuai tujuan.

‎Pengawasan sosial dinilai penting agar setiap persoalan di lapangan dapat segera diketahui dan dicarikan solusi, terutama berkaitan dengan kualitas makanan, keamanan pangan, distribusi, serta ketepatan sasaran penerima manfaat.

‎Momentum konsolidasi setelah kunjungan Muhammad Qodari ke Batam pun menjadi titik penting bagi REL-MBG Kepri untuk memperkuat jaringan organisasi di wilayah tersebut.

‎Isye menegaskan, Kepri siap berdiri di garis depan dalam mengawal pelaksanaan MBG, bukan hanya sebagai relawan, tetapi sebagai bagian dari gerakan gotong royong masyarakat untuk memastikan program strategis tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya. (Mat).

Continue Reading

Berita Lain