Connect with us
Rencana Penertiban Lahan oleh BP Batam Diapresiasi, DPRD Kepri Dr. Sahat Sianturi, SH. Minta Keluhan Developer Diperhatikan

Rencana Penertiban Lahan oleh BP Batam Diapresiasi, DPRD Kepri Dr. Sahat Sianturi, SH. Minta Keluhan Developer Diperhatikan

More Videos

9info.co.id | BATAM – Rencana Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk menertibkan lahan yang belum dibangun oleh penerima alokasi mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Batam, Dr. Sahat Sianturi, SH.

Menurut Sahat, langkah yang diambil Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia merupakan upaya strategis untuk mengatasi persoalan penguasaan lahan yang tidak produktif di Kota Batam. Ia menilai, dengan penertiban tersebut, pemanfaatan lahan dapat menjadi lebih maksimal dan berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kita dukung langkah Pak Amsakar dan Bu Li Claudia untuk menertibkan dan menyelesaikan persoalan lahan dari dugaan penguasaan oleh mafia lahan,” ujar Sahat kepada wartawan, Senin (14/4/2025) di Batam.

Meski demikian, Sahat mengingatkan agar sebelum proses penertiban dilakukan, BP Batam perlu terlebih dahulu memperhatikan keluhan dari para developer yang telah menerima alokasi lahan namun belum melakukan pembangunan. Menurutnya, komunikasi langsung dengan para pengembang sangat penting untuk menggali informasi terkait kendala-kendala yang mereka hadapi.

“Informasi yang saya terima dari beberapa developer, mereka mengalami kendala dalam memulai pembangunan karena Surat Keputusan (SKep) dari Kepala BP Batam belum juga diterbitkan,” jelas Sahat.

Lebih lanjut, Sahat menuturkan bahwa banyak developer yang sudah memenuhi kewajiban seperti membayar Uang Wajib Tahunan (UWT), namun tetap tidak bisa memulai pembangunan karena keterlambatan dalam proses administratif seperti penandatanganan SKep.

“Berkas yang belum ditandatangani menjadi kendala utama bagi para pengembang, meskipun mereka sudah melunasi UWT,” tambahnya.

Untuk itu, Sahat berharap agar Kepala dan Wakil Kepala BP Batam dapat menindaklanjuti keluhan tersebut sebelum melaksanakan penertiban. Langkah ini diyakini tidak hanya akan menghindari timbulnya persoalan baru, tetapi juga membantu mengidentifikasi aktor-aktor yang selama ini diduga bermain dalam penguasaan lahan secara tidak sah.

“Harapan kami, Pak Amsakar dan Bu Li Claudia dapat menindaklanjuti keluhan developer agar proses penyelesaian alokasi lahan ini tidak menimbulkan masalah baru,” pungkas Sahat.(MS)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Kinerja Investasi dan Logistik Menguat, Plh. Kepala BP Batam: Batam Penggerak Ekonomi Kawasan

9info.co.id | BATAM – Kinerja ekonomi Batam menunjukkan tren akselerasi yang kuat. Hal ini tercermin dari lonjakan kinerja ekspor dan aktivitas logistik serta realisasi investasi yang tetap solid di pasar global.

Setelah sebelumnya BP Batam mencatat realisasi investasi pada triwulan I 2026 mencapai Rp17,4 triliun. Dimana, angka tersebut tumbuh 102,85 persen secara tahunan (year-on-year) dan meningkat 68,92 persen dibandingkan triwulan sebelumnya (quarter-to-quarter).

Kini, kinerja logistik dari layanan direct call internasional di Terminal Peti Kemas (TPK) Batu Ampar menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan.

Data operasional Batu Ampar Container Terminal menunjukan, jumlah direct call internasional pada Januari – Mei 2026 mencapai 106 call meningkat 212% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencatatkan 34 call.

Volume peti kemas yang dilayani melalui layanan pelayaran langsung internasional (direct call) tercatat mencapai 58.237 TEUs pada periode Januari-Mei 2026, meningkat 125 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 25.904 TEUs.

Capaian tersebut menyumbang 24 persen dari total volume peti kemas internasional yang ditangani pada periode yang sama, sekaligus mencerminkan semakin kuatnya peran TPK Batu Ampar sebagai gerbang perdagangan internasional serta berkurangnya ketergantungan terhadap skema transshipment melalui pelabuhan di negara tetangga

Sementara, kinerja ekspor Batam juga membuka tahun 2026 dengan sinyal positif di pasar global. Amerika Serikat kembali menjadi motor utama dengan lonjakan ekspor sebesar 30,71 persen atau mencapai USD 860,32 juta pada periode Januari hingga Februari 2026.

Singapura menempati posisi kedua dengan nilai ekspor sebesar USD 704,47 juta atau tumbuh 4,52 persen. India mencatat lonjakan tertinggi dengan pertumbuhan mencapai 410,23 persen atau sebesar USD 344,67 juta dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja positif juga terlihat di sejumlah negara lain. Ekspor ke Tiongkok naik 49,63 persen menjadi USD 265,55 juta, Jerman tumbuh 65,36 persen menjadi USD 44,90 juta, serta Filipina melonjak hingga USD 89,68 juta.

Capaian itu menjadi sinyal kuat bahwa Batam tidak hanya mampu menarik investasi, tetapi juga menunjukkan semakin kuatnya daya saing pelabuhan Batam dalam mendukung arus perdagangan internasional dan konektivitas logistik kawasan.

Plh. Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra mengatakan peran Batam memiliki arti strategis bagi perekonomian di wilayah Indonesia bagian Barat.

Menurutnya, pertumbuhan investasi dan sektor logistik menunjukkan bahwa Batam semakin dipercaya dunia usaha dan memberikan efek berantai ke sektor industri, perdagangan, dan jasa.

Pihaknya akan terus memperkuat ekosistem kepelabuhanan yang terintegrasi guna mendukung arus logistik, investasi, dan mobilitas yang berkelanjutan.

“Capaian ini membuktikan bahwa Batam memiliki daya saing yang semakin kuat. Meningkatnya aktivitas logistik, ekspor, dan investasi menjadi indikator bahwa Batam berada pada jalur pertumbuhan yang tepat sebagai gerbang perdagangan dan investasi di wilayah Indonesia bagian Barat,” katanya, Kamis (4/6).

Sebelumnya, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, capaian kinerja ekonomi Batam mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap Batam.

“Lonjakan ini menunjukkan Batam tidak hanya mampu menarik investasi, tetapi juga mengeksekusinya secara lebih cepat, pasti, dan produktif,” ujarnya.

Dengan capaian investasi yang melesat, ekspor yang tetap kuat, serta aktivitas pelabuhan yang meningkat, Batam menegaskan posisinya sebagai motor utama perekonomian Kepulauan Riau sekaligus salah satu pusat pertumbuhan paling dinamis di Indonesia.

BP Batam akan menjaga momentum ini melalui penguatan layanan investasi, percepatan penyediaan utilitas, peningkatan kepastian berusaha, sekaligus mendorong pembangunan ekosistem industri yang berdaya saing dan berkelanjutan. (AP)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain

Exit mobile version