Connect with us

9info.co.id – Organisasi Masyarakat (Ormas) Dewan Pimpinan Daerah Tingkat I Ikatan Pemuda Karya (DPD IPK TK I IPK) di provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akan segera melaksanakan pelantikan pengurusnya.

Acara tersebut dijadwalkan akan dilaksanakan di Ballroom Hotel Pacific Palace, pada (18/6/2023) mendatang dan akan dihadiri oleh Pengurus DPP IPK yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IPK, Arvan Maksum Nasution,S.H.,

Ketua DPD IPK TK I Provinsi Kepri, Budi Bukti Purba Menyampaikan, Pelantikan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat kehadiran IPK di Provinsi Kepri dan memperkuat jaringan organisasi di tingkat daerah.

Budi Menambahkan, ” Dalam acara pelantikan yang akan datang, Sekjen DPP IPK, Arvan Maksum Nasution,S.H akan melantik pengurus Ormas IPK Kepri. Pelantikan ini diharapkan akan memberikan semangat baru kepada pengurus Ormas IPK Kepri untuk menjalankan tugas mereka dengan dedikasi tinggi dan memperjuangkan kepentingan masyarakat,” jelas Budi.

Ketua DPD IPK TK Provinsi Kepri ini menambahkan, menyambut baik rencana acara pelantikan ini dan menyampaikan rasa terima kasihnya atas kesedian Sekjen DPP IPK yang telah menjadwalkan kehadirannya untuk melantik Pengurus DPD IPK Kepri. selain itu, DPD IPK Kepri juga mengundang Kehadiran Seluruh Pengurus DPD TK II IPK dari 7 Kabupaten/Kota Se Provinsi Kepri, seperti dari Natuna, Anambas, Pinang, Bintan dan Kota Batam.

“Komitmen Ormas IPK Kepri dalam berperan aktif dalam kegiatan sosial, kemasyarakatan, dan pembangunan daerah. Ia juga berharap bahwa pelantikan ini dapat menjadi momentum penting dalam meningkatkan kualitas kader Ormas IPK Kepri dan mengembangkan jaringan organisasi yang lebih luas di tingkat daerah,” tegas Budi.

Arvan Maksum Nasution,S.H selaku Sekjen DPP IPK, menyatakan kegembiraannya untuk melantik pengurus Ormas IPK Kepri. Ia menekankan pentingnya memiliki struktur organisasi yang kuat di tingkat daerah untuk mampu menyampaikan aspirasi dan memperjuangkan kepentingan masyarakat dengan lebih efektif. Ia juga berharap bahwa pengurus Ormas IPK Kepri yang baru dilantik dapat bekerja secara sinergis dan berkolaborasi dengan baik untuk mewujudkan tujuan organisasi.

” DPD TK I IPK Provinsi Kepri akan terus berupaya memberikan kontribusi positif dalam pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.”tutupnya. ( Mat)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Suplai Air Di Taman Baloi Hingga Sukajadi Terganggu, BP Batam Lakukan Perbaikan Darurat

Suplai Air Di Taman Baloi Hingga Sukajadi Terganggu, BP Batam Lakukan Perbaikan Darurat

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama PT. Air Batam Hilir bergerak cepat melakukan perbaikan darurat pada pipa transmisi air bersih berdiameter 800 milimeter (mm) di jalur Simpang Plamo menuju Kepri Mall.

Langkah antisipatif ini diambil menyusul terjadinya kebocoran pipa yang dipicu oleh pergeseran tanah akibat hujan deras dalam beberapa waktu terakhir sejak Rabu (10/6/2026) kemarin.

Dari proses perbaikan ini, aliran air bersih ke sejumlah wilayah di Kota Batam akan dihentikan untuk sementara waktu.

Berdasarkan informasi dari tim teknis Air Batam Hilir (ABH), kebocoran kembali terjadi di titik yang sama dengan lokasi perbaikan sebelumnya.

Struktur tanah yang labil pascahujan disinyalir menjadi penyebab utama pipa kembali bergeser dan bocor.

Adapun wilayah yang terdampak langsung oleh penghentian sementara suplai air bersih ini meliputi:

1.Kelurahan Taman Baloi
2.Kelurahan Teluk Tering
3.Kelurahan Sukajadi
4.Kawasan di sekitarnya.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan bahwa saat ini PT. Air Batam Hilir telah mengerahkan seluruh sumber daya teknis yang diperlukan.

Meski demikian, ketika Proses Dewatering (pengurasan) sedang berjalan, tim terkendala cuaca berupa hujan deras di lokasi.

“Waktu pengerjaan mengalami delay karena faktor keselamatan tim teknis di area lumpur. Namun kami akan berusaha semaksimal mungkin agar pekerjaan selesai pada pukul 16.00 WIB dan air kembali mengalir 2 jam setelahnya,” ujar perempuan yang akrab disapa Tuty tersebut, pada Kamis (11/6/2026).

Ia menjelaskan, setelah proses Dewatering selesai dilakukan, maka tahapan selanjutnya adalah Penggalian Lumpur, Pengangkatan Pipa, Pemasangan Pipa Baru, pemasangan Baut Las, Pemasangan Support pipa, dan terakhir memulai recovery suplai air.

Warga yang berada di kawasan tersebut juga diimbau untuk segera menampung air sebagai cadangan selama proses perbaikan berlangsung.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami juga mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk menyiapkan dan menampung cadangan air secukupnya,” .

Ia juga menegaskan, BP Batam berkomitmen untuk terus menyampaikan perkembangan pengerjaan di lapangan secara berkala.

“Dukungan dan pengertian dari masyarakat selama proses perbaikan ini sangat berarti demi menjaga keandalan jaringan air bersih di Kota Batam dalam jangka panjang,” tutupnya. (RUD)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain