Connect with us

9info.co.id | JAMBI – Pemerintah Kabupaten Muara Bungo dalam hal ini Bupati secara resmi menyerahkan hibah aset daerah berupa tanah dan bangunan kepada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jambi. Aset hibah tersebut dipergunakan sebagai sarana operasional Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Bungo, yang berfungsi memberikan pelayanan Keimigrasian kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Bungo dan sekitarnya.

Penyerahan hibah dilakukan melalui penandatanganan berita acara serah terima antara Bupati Muara Bungo H. Dedy Putra dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jambi Wahyu Hidayat, disaksikan oleh jajaran Pejabat Pemerintah Daerah dan Jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jambi, serta hadir secara virtual perwakilan dari Biro BMN Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dan Direktorat Jenderal Imigrasi.

Dalam sambutannya, Bupati Muara Bungo menyampaikan bahwa hibah ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah

daerah dalam mendukung peningkatan kualitas layanan publik, khususnya di bidang keimigrasian. “Kami berharap dengan adanya gedung Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Bungo yang representatif, masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan keimigrasian tanpa harus pergi jauh ke kota lain,” ujarnya.

Bupati Muara Bungo juga menyampaikan dengan letak geografis Kabupaten Muara Bungo yang strategis, dengan diserahkannya hibah Aset Daerah ini dapat memiliki dampak yang positif bagi pembangunan Daerah khususnya Kabupaten Muara Bungo.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jambi memberikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Muara Bungo atas dukungan yang diberikan. “Hibah aset ini sangat berarti bagi kami dalam meningkatkan pelayanan keimigrasian, mulai dari penerbitan Paspor, Izin Tinggal, hingga pengawasan keimigrasian.

Sinergi ini juga merupakan wujud nyata kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, mudah mudahan sinergitas ini tetap terjaga dan dapat memberikan kemajuan, baik dalam pelaksanaan Tugas dan Fungsi Keimigrasian dan juga memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat khusunya di Daeran Kabupaten Bungo dan sekitarnya” ungkapnya.

Diketahui pada awal Tahun 2025 telah terbentuk secara resmi Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Bungo yang sebelumnya merupakan Unit Kerja Keimigrasian dibawah Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jambi. Tercatat sampai sampai pada pertengahan Bulan Agustus 2025 Kantor Imigrasi Bungo telah menerbitkan sebanyak 4616 Paspor yang pada data tersebut mengalami kenaikan pelayanan yang signifikan. Hal ini tentub

menjadi awal dan langkah yang baik dalam peningkatan kualitas pelayanan publik.

Dengan adanya hibah tanah dan bangunan ini, Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Bungo diharapkan mampu memberikan pelayanan prima, memperkuat pengawasan keimigrasian, serta mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Muara Bungo dan sekitarnya.(YD)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Pastikan Perbaikan Jalan Gajah Mada Hadirkan Jalan yang Lebih Berkualitas dan Nyaman, Pengguna Jalan Dihimbau Senantiasa Berhati-hati

BP Batam Pastikan Perbaikan Jalan Gajah Mada Hadirkan Jalan yang Lebih Berkualitas dan Nyaman, Pengguna Jalan Dihimbau Senantiasa Berhati-hati

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam memastikan bahwa perbaikan Jalan Gajah Mada pada ruas Pura Agung Amertha Buana hingga Taman Kota merupakan komitmen menghadirkan infrastruktur jalan yang lebih aman, nyaman dan andal bagi masyarakat.

Perbaikan tersebut dilaksanakan sebagai solusi atas kerusakan jalan yang tengah dikeluhkan para pengguna jalan. Pekerjaan ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan dalam kondisi cuaca normal.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, mengatakan perbaikan dilakukan secara menyeluruh agar memberikan manfaat jangka panjang.

“Tujuan utama pekerjaan ini adalah meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Kami memahami proses pelaksanaannya menimbulkan ketidaknyamanan sementara, namun perbaikan ini diperlukan agar masyarakat memperoleh infrastruktur jalan yang lebih baik, lebih aman, dan lebih berkualitas,” ujarnya, Selasa (28/7).

Ia menjelaskan, sebelum pekerjaan dimulai, BP Batam telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyiapkan skema rekayasa lalu lintas serta melaksanakan pemberitahuan melalui media sosial dan mitra media BP Batam kepada masyarakat guna meminimalkan dampak terhadap aktivitas pengguna jalan.

“Kami berterima kasih atas pengertian dari masyarakat. Dukungan dari seluruh pihak sangat kami harapkan agar proses rekonstruksi dapat diselesaikan tepat waktu tanpa mengurangi standar mutu maupun aspek keselamatan,” katanya.

Lebih lanjut ditekankan, bahwa pengawasan terhadap pelaksanaan proyek terus ditingkatkan agar seluruh pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis dan memenuhi standar keselamatan.

Terkait laporan insiden kecelakaan yang terjadi di sekitar lokasi proyek pada Senin (27/7), BP Batam menyampaikan rasa prihatin dan simpati kepada korban beserta keluarga.

“Kami turut prihatin atas musibah yang terjadi dan mendoakan agar korban segera pulih. Peristiwa ini menjadi catatan bagi kami untuk terus memperkuat aspek keselamatan dalam setiap pelaksanaan pekerjaan infrastruktur,” ucapnya.

BP Batam juga telah memberikan bantuan biaya pengobatan kepada korban dan melakukan kunjungan kepada korban beserta keluarga untuk menyampaikan dukungan secara langsung.

BP Batam mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan selama proses rekonstruksi berlangsung demi keselamatan bersama. (AP)

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain