Connect with us

9indo.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menggesa revitalisasi Masjid Agung Batam Centre. Ia ingin revitalisasi tersebut menambah kesempurnaan masjid yang berada di tengah Kota Batam itu.

“Batam sudah punya Masjid Tanjak, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, dan Masjid Agung ini harus sempurna,” pesan Rudi
Tambahan Agenda saat memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Revitalisasi Masjid Agung Batam Centre di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (29/6/2022).

Dalam rapat itu, Pemko Batam menghadirkan kontraktor pemenang lelang, PT Adikarya. Di hadapan kontraktor, Rudi mengingatkan bahwa pembangunan tersebut harus sesuai dengan gambar dan spek yang disiapkan.

“Saya ingatkan dari awal, jika tidak sesuai spek saya minta bongkar ulang,” pesan Rudi.

Untuk itu, kata Rudi, sebelum revitalisasi dimulai maka harus dipikirkan secara matang sebelum muncul masalah di kemudian hari.

“Kalau tidak sanggup, lebih baik mundur dari awal. Saya ingin tempat ibadah Umat Islam ini betul-betul sempurna,” kata Rudi.

Ia tak meragukan kinerja PT Adikarya, namun, ia menyampaikan peringatan tersebut untuk mengantisipasi persoalan timbul atau pembangunan yang tidak sesuai dengan perencanaan awal.

“Masjid agung lama kalau hujan terjadi kebocoran, sejak 2012 (Rudi menjabat Wakil Wali Kota Batam) sudah saya minta untuk memperbaiki, pembangunan awal masjid ini juga PT Adikarya jadi saat revitalisasi ini saya ingin disempurnakan,” tegas Rudi.

Turut hadir dalan rapat Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Sekretaris Daerah Jefridin Hamid, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam Zulkarnain, Ketua MUI Kota Batam Luqman Rifai, Asisten Pemerintahan Yusfa Hendri, Kepala Bapenda Raja Azmansyah, Kadis CKTR Batam Suhar, Kadis Bina Marga Yusmasnur, Kabag Kesra Mahlil serta Perwakilan Ormas Islam Kota Batam.(Mc)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Patroli Gabungan Tertibkan Parkir Di Jembatan Barelang

Patroli Gabungan Tertibkan Parkir Di Jembatan Barelang

9info.co.id | BATAM – Direktorat Pengamanan Aset dan Kawasan BP Batam yang berada di bawah Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, melalui Petugas Pos Jembatan 1 Barelang, melaksanakan patroli gabungan bersama Dinas Perhubungan, Polisi Militer, serta Patroli dan Pengawalan (Patwal) Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang, pada Senin (6/7/2026).

Direktur Pengamanan Aset dan Kawasan BP Batam, Mujiyono mengatakan, patroli ini bertujuan memastikan kepatuhan masyarakat terhadap ketentuan larangan parkir di kawasan jembatan, menjaga kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan, serta keamanan kawasan strategis sebagai salah satu ikon Kota Batam.

Selama pelaksanaan patroli, petugas juga melakukan pemantauan di sepanjang area Jembatan 1 Barelang serta memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak memarkirkan kendaraan di atas jembatan.

Hal ini juga selaras dengan Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Leo Putra, sebagaimana diberitakan oleh Batampos pada 7 Juli 2026, yang menegaskan tujuan patroli ini sebagai langkah preventif atas isu dugaan adanya pungutan liar (pungli) parkir di kawasan Jembatan Barelang.

Ketentuan larangan parkir juga tidak hanya berlaku di kawasan Jembatan Barelang juga, melainkan untuk seluruh jembatan lainnya di Kota Batam.

“BP Batam sangat mengapresiasi sinergi positif lintas instansi. Upaya ini merupakan faktor pendukung untuk meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas,” ujar Mujiyono.

Ia menambahkan, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, telah menekankan pentingnya pelayanan publik yang mengedepankan keselamatan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan Batam yang aman, tertib, dan berdaya saing.

Sejalan dengan arahan tersebut, seluruh jajaran di lingkungan BP Batam didorong untuk memperkuat kolaborasi dengan instansi terkait dalam menjaga fasilitas publik dan objek vital daerah.

“Sesuai arahan pimpinan, setiap pelaksanaan tugas di lapangan dilakukan secara humanis, responsif, dan komunikatif, dengan mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat serta memperkuat sinergi antarinstansi demi terciptanya pelayanan publik yang semakin optimal,” pungkas Mujiyono.

Hingga patroli berakhir, situasi di kawasan Jembatan 1 Barelang terpantau aman dan kondusif, tanpa ditemukan gangguan yang berpotensi menghambat kelancaran lalu lintas maupun mengganggu ketertiban umum.

Melalui kegiatan ini, Direktorat Pengamanan Aset dan Kawasan BP Batam menegaskan komitmennya untuk terus mendukung arahan pimpinan BP Batam dalam menjaga keamanan kawasan strategis, meningkatkan disiplin masyarakat terhadap peraturan yang berlaku, serta memberikan pelayanan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak berhenti dan memarkirkan kendaraan di badan jembatan, melakukan aktivitas berjualan, maupun kegiatan lain yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan dan mengganggu fungsi jembatan,” tutup Mujiyono. (RUD)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain