Connect with us

9info.co.id | BATAM – Sahri, warga Sei Tering 1 Blok D59, merasa dipermainkan oleh pihak Astra Credit Companies (ACC) setelah mobil miliknya jenis Daihatsu All New Xenia 1.3 XCVT dengan nomor perjanjian 01500571002234797 dan nomor polis BP 1797 RD, ditarik dan dilelang sepihak oleh pihak ACC.

‎Melalui kuasa hukumnya dari Kantor Hukum JAP & Partner, yakni Sebastian Surbakti, SH dan A. Gani, SH, pihak Sahri telah melakukan mediasi dengan pihak ACC. Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa ACC bertanggung jawab mengembalikan klaim asuransi senilai Rp17.010.350 kepada Sahri sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kendaraan yang telah ditarik dan dilelang.

‎“Kesepakatan itu jelas. Pihak ACC berjanji akan melakukan transfer pengembalian dana ke rekening Bank BCA Cabang Batam nomor 0613751251 atas nama Sahri, paling lambat dua minggu setelah perjanjian ditandatangani,” ujar Sebastian Surbakti kepada wartawan, Jumat (10/10/2025).

‎Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh pihak ACC pada 2 September 2025, melalui dua perwakilan resmi, yakni Riska Helena (CSO ACC) dan Pascal Vinsensius (CRSH ACC). Namun hingga lebih dari satu bulan berlalu, janji tersebut tak juga ditepati.

‎“Sudah jelas komitmen mereka tertulis, tapi hingga hari ini tidak ada realisasi. Bahkan ketika kami datang untuk menanyakan, pihak ACC justru bungkam dan enggan menjumpai kami,” tegas Sebastian dengan nada kecewa.

‎Menurutnya, tindakan ACC ini mencerminkan ketidakprofesionalan dan pelanggaran terhadap asas kepercayaan antara lembaga pembiayaan dan nasabah.

‎“Kalau debitur menunggak, mereka cepat bertindak. Tapi ketika giliran mereka yang harus memenuhi kewajiban, justru bersembunyi,” sindirnya.

‎Atas sikap tidak kooperatif tersebut, pihak kuasa hukum menyatakan tengah menyiapkan langkah hukum untuk menempuh jalur pidana maupun perdata jika dalam waktu dekat ACC tidak menunjukkan itikad baik.

‎“Kami beri waktu terakhir untuk menyelesaikan kewajiban ini secara kekeluargaan. Namun bila terus diabaikan, kami tidak segan membawa masalah ini ke ranah hukum,” tutup Sebastian. (RP)


Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Tanamkan Nilai Profesionalisme dan Integritas kepada Pegawai

DIKLAT

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Diklat Orientasi Pegawai untuk Gelombang ke-1 di Mako Brimob Polda Kepri, 18-20 Mei 2026.

Bekerjasama dengan Satbrimob Polda Kepri, orientasi ini menjadi langkah strategis untuk membangun mental, disiplin dan etos kerja pegawai yang siap melayani dengan penuh tanggung jawab.

Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain menegaskan bahwa status sebagai pegawai tetap membawa amanah besar untuk bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi integritas dalam setiap tugas.

“Saudara-saudara memiliki tanggung jawab untuk bekerja secara profesional, berintegritas, memiliki jiwa korps dan siap mengabdi untuk bangsa dan negara,” kata Alexander saat memberikan arahan Upacara Diklat.

Ia menekankan pentingnya menjaga integritas, terutama dalam pelaksanaan tugas yang berkaitan dengan pelayanan publik, perizinan, hingga pengadaan. Menurutnya, integritas merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan dan profesionalisme organisasi.

Tak hanya itu, semangat kebersamaan dan soliditas antarpegawai juga menjadi nilai penting yang terus dibangun di lingkungan kerja.

“Kita adalah satu BP Batam. Jiwa korps harus dibangun agar tercipta soliditas dan semangat kebersamaan dalam organisasi,” tambahnya.

Sementara itu, sebelumnya, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad berharap kegiatan orientasi mampu memperkuat pemahaman pegawai terhadap arah kebijakan organisasi, sekaligus meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap dinamika kepemimpinan dan budaya kerja di lingkungan BP Batam.

“Kegiatan ini agar bagaimana kita bisa memahami roda organisasi, bisa beradaptasi terhadap gaya kepemimpinan dan semua bisa berjalan seiring, selaras, seirama terhadap kebijakan organisasi,” pungkas Amsakar.

Sebanyak 676 pegawai akan mengikuti diklat yang dilaksanakan dalam enam gelombang hingga Juni 2026 mendatang. Para peserta dibekali pemahaman mengenai nilai, etika, serta budaya kerja instansi pemerintah guna menciptakan insan BP Batam yang tangguh dan bertanggung jawab. (AP)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain