Connect with us

9info.co.id – Tahun ini, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) genap berusia 62 tahun, Minggu (17/4/22).

Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengucapkan Selamat Hari Lahir (Harlah) untuk PMII yang tahun ini mengusung tema Harlah ‘Transformasi Gerakan Merawat Peradaban’.

Rudi berharap, PMII, khususnya di Batam juga dapat ikut serta bersama pemerintah membangun Batam sesuai dengan visi misi Batam. “Kolaborasi PMII Bersama Pemko Batam wujudkan Batam Bandar Dunia Madani yang Modern dan Sejahtera,” ucap Rudi.

Harapan yang sama kerap Rudi sampaikan pada setiap peringatan hari lahir, milad ataupun ulang tahun organisasi kemahasiswaan maupun pemuda lainnya. Hal ini bukan tanpa sebab, Rudi meyakini kalangan muda memiliki kesempatan untuk ikut andil dalam pembangunan, yang tidak lain akan berpulang kepada anak muda sebagai generasi penerus ke depan.

“Indonesia Emas pada Tahun 2045, tepat di usia Indonesia ke 100 tahun. Kenapa saya mau berjumpa dengan kalian, saya ingin mulai dari sekarang kita berbenah menjemput momentum ini,” kata Rudi saat silaturahmi dengan organisasi kepemudaan se-Kota Batam di BWP Panbil, akhir Maret lalu.

Pada tahun 2045, diprediksi usia produktif bejibun. Kondisi ini akan membawa manfaat yang luar biasa jika SDM sejak awal dipersiapkan.

Pemerintah juga tengah bergegas, melalui masifnya pembangunan. Berbagai lompatan dilakukan. Sebut saja, pengembangan Bandara Internasional Hang Nadim Batam, pengembangan Pelabuhan Batuampar, hingga KEK Kesehatan juga melanjutkan pengembangan jalan se-Kota Batam.

“Tanamkan keyakinan dalam diri, bahwa kita semua dapat berbuat, melalui kemampuan kita masing-masing. Batam akan semakin maju,” pungkasnya.(Pur)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

SPAM Batam Gesa Perbaikan dan Peremajaan IPA di Kota Batam

SPAM Batam Gesa Perbaikan dan Peremajaan IPA di Kota Batam

9Info.co.id | BATAM – Direktur Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Batam, Denny Tondano menanggapi keluhan yang diutarakan oleh masyarakat terkait gangguan air di beberapa lokasi perumahan di Kota Batam, salah satunya adalah Perumahan Happy Garden, Nagoya.

Dalam kesempatan pertama, Denny menjelaskan gangguan tersebut terjadi diakibatkan oleh kerusakan pipa. Perbaikannya sendiri membutuhkan waktu dan cukup rumit karena lokasi kerusakan terletak di median jalan yang sudah dicor dan digunakan sebagai lalu lintas utama.

“Sebagai langkah perbaikan, kami telah menemukan jalur pipa alternatif untuk memindahkan suplai ke kawasan Happy Garden, yaitu dengan jalan mengebor 1,5 meter di bawah jalan untuk menuju pipa utama yang lain,”

“Saat ini kami tengah bekerja keras untuk melakukan perbaikan. Untuk itu, kami mewakili seluruh jajaran pimpinan dan staf BP Batam memohon maaf atas ketidaknyamanan dan kerugian yang timbul karena gangguan suplai air,” ujarnya pada Jumat (12/7/2024).

Selain itu, Denny juga menjelaskan secara singkat perkembangan pemasangan pipa SPAM sejak dua tahun terakhir.

“BP Batam telah membangun pipa berkapasitas 370 lps di Waduk Muka Kuning untuk mengakomodir kebutuhan air bersih pelanggan yang sebelumnya 280 ribu pelanggan pada tahun 2021, sampai tumbuh hingga 317 ribu pelanggan per bulan Juni 2024,” jelas Denny.

Akan tetapi, kenaikan jumlah pelanggan tersebut mengakibatkan defisit jumlah air bersih di Kota Batam sekitar 300 lps. Sehingga gangguan minor pun akan berdampak langsung pada suplai air ke pelanggan.

Berita baiknya, BP Batam telah memulai pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru berkapasitas 500 lps di Waduk Duriangkang dan 230 lps di Waduk Tembesi.

Perkerjaan ini diproyeksikan selesai pada Desember 2024 dan Kota Batam diharapkan akan surplus air sebesar 230 lps setidaknya sampai akhir tahun 2025.

Denny melanjutkan, selama tahun 2024 dan 2025 BP Batam akan fokus memperbaiki fasilitas Instalasi Pengeolahan Air Minum (IPAM) eksisting berupa pompa, filter, dan sistem perpipaan yang uzur agar gangguan terhadap masyarakat dapat diminimalisir.

“Kami juga memastikan tambahan air yang siap pada akhir tahun 2024 bisa tersalurkan ke daerah-daerah kritis air, seperti area perumahan Buana Vista, Bukit Raya, Marina, Geysa Eterna Marina, Tanjung Riau, Tiban, Taman Sari Hijau, Cipta Land, Lavender, Bengkong, Baloi, Kampung Utama, Jodoh Permai, dan lainnya,” ujar Denny.

Terakhir, ia menegaskan SPAM Batam bersama PT. Air Batam Hilir akan terus berkomitmen untuk melakukan perbaikan secara bertahap, guna mendukung penuh keberlangsungan usaha sektor pariwisata dan mengakomodir kebutuhan air bersih seluruh masyarakat Kota Batam. (DN).

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain