Connect with us

9info.co.id | BATAM – PT PLN Batam kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keandalan pasokan listrik selama perayaan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili dan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1446 H. Berbagai langkah strategis telah diambil untuk memastikan kelancaran pasokan listrik, mulai dari pemeriksaan kelengkapan pasukan dan peralatan hingga koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mengantisipasi potensi bencana seperti tanah longsor, pohon tumbang dan banjir.

Selain itu, PLN Batam juga melakukan pemeriksaan instalasi listrik di sejumlah kelenteng jauh sebelum perayaan dimulai, dengan petugas yang siaga pada 26 hingga 30 Januari 2025 untuk memastikan tidak ada gangguan pasokan listrik.

Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam, Zulhamdi, menyampaikan, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan sejak jauh hari untuk memastikan sistem kelistrikan dalam kondisi aman dan andal selama perayaan Tahun Baru Imlek dan Isra’ Mi’raj.

“Petugas kami telah dikerahkan untuk memeriksa instalasi kelistrikan di titik-titik prioritas, terutama di 9 Vihara dan 8 Masjid dan petugas kami siap siaga di lokasi. Untuk mendukung keandalan pasokan listrik, PLN Batam mengerahkan 668 personel, 38 peralatan pendukung, dan 44 kendaraan untuk bersiaga di 27 posko strategis,” jelas Zulhamdi.

Selain itu, PLN Batam juga menyediakan 12 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk mendukung mobilitas masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik.

“Dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang solid, Alhamdulillah kami berhasil memastikan pasokan listrik tetap aman, terjaga dan lancar selama perayaan Tahun Baru Imlek dan Isra’ Mi’raj,” tambah Zulhamdi.

Ke depan, PLN Batam berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan keandalan listrik guna mendukung berbagai aktivitas masyarakat.(DN)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam mendukung penuh pembangunan Monumen Simpang Barelang yang berlokasi di Bundaran Tembesi, Kecamatan Sagulung.

Pembangunan monumen yang diberi nama Bundaran Ufuk Selatan oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Batamindo Invesment Cakrawala ini menjadi salah satu upaya untuk mendukung penataan kawasan dan memperindah wajah Kota Batam.

Di samping itu, proyek tersebut akan menjadi landmark baru bagi Kota Batam dengan luas kawasan sekitar 7.850 meter persegi. Penataannya pun tidak hanya berfokus pada bangunan utama monumen, area sekitar juga akan dirancang dengan elemen lanskap seperti planter box, plaza, hardscape, dan softscape berupa rumput. Sehingga, kawasan di sekitar monumen diharapkan tampil lebih tertata dan nyaman secara visual.

Selain itu, desain proyek turut dilengkapi dengan pencahayaan LED, signage, sistem CCTV, serta fasilitas pendukung penyiraman taman. Elemen-elemen tersebut menjadi bagian dari konsep penataan kawasan agar landmark dapat tampil lebih representatif, terutama pada malam hari.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Ketika dunia usaha ikut mengambil bagian melalui program yang memberikan manfaat bagi kawasan, tentu ini harus kita apresiasi dan kita kawal bersama agar pelaksanaannya berjalan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan wajah Kota Batam,” ujar Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Senin (14/9/2026).

Terkait persiapan pekerjaannya, termasuk pemagaran lokasi, Amsakar menyampaikan telah dimulai pada 11 September 2026 ini. Ia mengatakan bahwa pembangunan dan penataan kawasan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi pemerintah dan dunia usaha untuk menghadirkan Batam yang semakin tertata dan memiliki identitas kota yang kuat di mata investor dan wisatawan.

Dengan penataan tersebut, lanjut Amsakar, Simpang Barelang diharapkan tidak hanya menjadi titik pertemuan lalu lintas, tetapi juga memiliki identitas visual yang lebih kuat sebagai salah satu kawasan strategis di Batam.

“Yang kita bangun bukan sekadar monumen. Kita ingin setiap penataan memberikan nilai tambah bagi kawasan dan menjadi bagian dari wajah Batam yang kita banggakan. Oleh karena itu, aspek kualitas, keselamatan, ketertiban lalu lintas, dan lingkungan harus tetap menjadi perhatian,” pungkasnya. (DN)

Continue Reading

Berita Lain