Connect with us

9Info.co.id | BATAM – Dengan semakin berkembangnya Kota Batam menuju kota modern, literasi harus terus dilakukan demi meningkatkan kecakapan digital masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi saat menghadiri literasi digital bertajuk Digital Marketing Strategy in Political Years, di Palm Springs Golf, Rabu (21/2/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Rudi memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan Literasi Digital, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia bersama Sinarmas Group. Menurutnya, tantangan di ruang digital semakin besar, konten-konten negatif terus bermunculan dan kejahatan di ruang digital terus meningkat.

“Sehingga menjadi kewajiban kita bersama untuk meningkatkan kecakapan digital masyarakat melalui literasi digital,” ujar Muhammad Rudi.

Muhammad Rudi menjelaskan, saat ini pembangunan infrastruktur di Kota Batam terus digalakkan untuk menuju Batam kota modern. Tidak terkecuali pembangunan infrastruktur di Kecamatan Nongsa yang hingga saat ini terus dijalankan.

Utamanya adalah, pembangunan infrastruktur jalan yang akan dikembangkan menjadi lima lajur kiri dan kanan. Sehingga, dengan masifnya pembangunan infrastruktur jalan di Kota Batam ini, juga harus diimbangi dengan kecakapan digital masyarakat.

Muhammad Rudi mencontohkan konten-konten negatif yang marak muncul di ruang digital saat ini adalah seperti hoaks. Terutama saat memasuki tahun-tahun politik. Sehingga, hal demikian harus diwaspadai karena mengancam persatuan dan kesatuan di Kota Batam yang sudah dibangun selama ini.

“Dengan literasi digital kita minimalkan konten negatif dan membanjiri ruang digital dengan konten positif,” ujarnya.

Literasi digital merupakan pekerjaan besar, sehingga pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Pemerintah perlu mendapatkan dukungan seluruh masyarakat agar semakin banyak masyarakat melek digital.

Muhammad Rudi juga berharap, gerakan literasi digital akan terus membesar dan bisa mendorong berbagai inisiatif lain untuk melakukan kerja-kerja konkret. Masyarakat pun semakin cakap memanfaatkan internet untuk berbagai kegiatan edukatif dan produktif.

Muhammad Rudi juga berpesan, agar internet mampu meningkatkan produktifitas masyarakat, memperbanyak UMKM on boarding ke platform e-commerce, bahkan membuat UMKM naik kelas, sehingga internet bisa memberi nilai tambah pada seluruh lapisan masyarakat.

“Tahun 2029, kita jadikan Kota Batam sebagai kota modern yang jauh dari berita hoaks. Karena nanti Batam sudah menjadi kota modern, maka kita semua yang akan menikmatinya,” imbuhnya. (DN).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Li Claudia Tindaklanjuti Aduan Warga, U-Turn Simpang Kuda Akan Dibuka Kembali

Li Claudia Tindaklanjuti Aduan Warga, U-Turn Simpang Kuda Akan Dibuka Kembali

9info.co.id | BATAM – Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menindaklanjuti aduan masyarakat terkait penutupan akses putar balik (U-turn) di Jalan Laksamana Bintan, tepatnya di bawah jembatan penyeberangan orang (JPO) dekat Simpang Kuda, Sungai Panas, Kamis (30/4/2026).

‎Menanggapi keluhan warga, Li Claudia langsung memerintahkan instansi terkait untuk membuka kembali akses U-turn tersebut. Namun, titik putar balik tidak akan berada di lokasi semula, melainkan digeser beberapa meter dengan mempertimbangkan aspek keselamatan lalu lintas.

‎Sebagai langkah awal, Pemerintah Kota Batam akan melakukan pembongkaran median jalan di lokasi baru yang telah ditetapkan sebagai titik putar balik.

‎Sebelumnya, akses U-turn di bawah JPO ditutup guna mengurangi pelanggaran lalu lintas, khususnya pengendara sepeda motor yang kerap melawan arus.
‎Kondisi tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan lain.

‎Selain itu, lokasi tersebut berada di kawasan Zona Selamat Sekolah (ZoSS) SDN 001 Batam Kota, sehingga keselamatan pelajar menjadi perhatian utama pemerintah.

‎Li Claudia menegaskan bahwa kebijakan pembukaan kembali U-turn dilakukan sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan masyarakat, namun tetap mengedepankan faktor keselamatan.
‎“Kebijakan ini merupakan respons atas kebutuhan masyarakat, namun aspek keselamatan tetap menjadi prioritas,” ujarnya.

‎Pemerintah berharap penataan ulang akses U-turn tersebut dapat memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan sekaligus meminimalisasi risiko kecelakaan di kawasan padat lalu lintas tersebut. (Hum)

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain