Connect with us

9Info.co.id | JAKARTA – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto melantik Dr. Alexander Zulkarnain sebagai Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam menggantikan Wahjoe Triwidijo Koentjoro, Senin (26/8/2024).

Berlangsung di Balairungsari, Airlangga berharap agar Alexander Zulkarnain dapat segera beradaptasi dalam mendukung langkah strategis BP Batam guna meningkatkan nilai investasi ke depannya.

“Pergantian pejabat adalah hal yang lazim dilakukan organisasi sebagai bentuk implementasi dari Tour of Duty. Saya ucapkan selamat kepada Pak Alexander untuk tugas barunya dan terima kasih kepada Pak Wahjoe yang atas dedikasi dan pengabdiannya,” ujar Airlangga.

Di samping itu, Airlangga juga mengapresiasi kinerja BP Batam yang sukses mendorong pertumbuhan investasi dalam lima tahun terakhir.

Dimana, peran strategis BP Batam mampu menjadikan Batam sebagai lokomotif perekonomian Provinsi Kepulauan Riau sejak beberapa tahun terakhir.

“Saya berharap kehadiran pejabat baru dapat memberikan energi baru bagi BP Batam dalam meningkatkan kerja-kerjanya karena kunci pertumbuhan Indonesia adalah dengan hadirnya investasi,” tambahnya.

Ia berpesan kepada seluruh pejabat BP Batam agar bisa menjaga sinergi dengan Pemerintah Kota Batam, Pemerintah Provinsi Kepri, dan Pemerintah RI dalam mendukung pengembangan investasi ke depannya.

Mengingat, Batam merupakan salah satu destinasi investasi di Indonesia dengan berbagai keunggulan di dalamnya. Termasuk hadirnya beberapa Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) seperti Nongsa Digital Park (NDP) dan Batam Aero Technic (BAT).

“BP Batam perlu mengatasi tantangan ekonomi global, tensi geopolitik yang semakin tinggi dan perubahan iklim saat ini. BP Batam juga harus mampu menjadikan batam lebih berdaya saing sebagai tujuan investasi terkemuka,” pungkasnya.

Berikut profil Dr. Alexander Zulkarnain yang saat ini menjabat sebagai Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam :

Nama : Dr. Alexander Zulkarnain, Ak., M.M

Tempat Tanggal Lahir : Tegal, 13 September 1965

Riwayat Pendidikan :

1. Doktoral/S3 Universitas Negeri Jakarta HRM Lulus Tahun 2013

2. Magister Manajemen/S2 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi IPWI Jakarta Finance Lulus Tahun 1999

3. Sarjana/DIV Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Akuntansi Tahun 1994

Riwayat Jabatan :

1. Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan 2013 – 2024

2. Inspektur Bidang Investigasi 2021 – 2023

3. Inspektur VII 2020 – 2021 (DN)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Gandeng BRIN Perkuat Ketahanan Air dan Daya Saing Industri

BP Batam Gandeng BRIN Perkuat Ketahanan Air dan Daya Saing Industri

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus memperkuat langkah strategis dalam menjaga ketahanan sumber daya air dan mendorong pengembangan industri berkelanjutan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tentang Pemanfaatan Riset dan Inovasi serta Pengkajian Pembangunan Batam Science and Technology Park di Gedung B.J. Habibie, Jakarta, Kamis (18/6).

Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan BP Batam, Sudirman Saad, mengatakan bahwa kolaborasi ini menjadi upaya penting untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan Batam ke depan, terutama dalam menjaga ketersediaan sumber daya air yang menjadi kebutuhan utama masyarakat dan dunia usaha.

Menurutnya, sebagai kawasan industri dan investasi yang terus berkembang, Batam membutuhkan dukungan riset dan inovasi agar pengelolaan sumber daya dapat dilakukan secara lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.

“Kami tidak memiliki hutan maupun sungai. Pasokan air sepenuhnya bergantung pada air hujan yang ditampung di delapan waduk. Karena itu, inovasi, digitalisasi, dan pengelolaan daerah tangkapan air menjadi kebutuhan yang sangat mendesak. Dukungan riset dari BRIN akan sangat penting bagi keberlanjutan Batam,” kata Sudirman.

Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN, R. Hendrian, mengatakan ruang lingkup kerja sama mencakup sejumlah isu strategis, mulai dari pengembangan Batam Science and Technology Park, pengelolaan energi dan sumber daya air, teknologi sirkular, industri maritim berkelanjutan hingga industri hijau.

“Kami berharap hasil riset dan inovasi BRIN dapat memberikan kontribusi nyata bagi Batam. Berbagai potensi yang ada harus diwujudkan menjadi solusi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat maupun dunia industri,” ujarnya.

Direktur Kemitraan Riset dan Inovasi BRIN, Asep Riswoko, menambahkan kolaborasi ini melibatkan tujuh riset dari lima pusat riset BRIN, serta tiga unit teknis dari BP Batam. Sebanyak, sepuluh aktivitas dari enam topik utama telah dirumuskan untuk dilaknakan dalam kurun waktu tiga tahun ke depan, berdasarkan peta jalan yang telah disusun secara bertahap.

Seluruh aktivitas tersebut dirancang agar hasil riset dapat diimplementasikan secara langsung untuk mendukung pengembangan kawasan Batam.

“Kolaborasi ini dapat menjadi langkah awal konkret dalam memperkuat peran riset bagi pembangunan kawasan strategis Batam,” katanya.

Sementara, Kepala BRIN, Arif Satria, menilai kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk menjembatani kesenjangan antara hasil riset dan kebutuhan industri (valley of death).

“BRIN ingin menjadi think tank bagi pemerintah dengan membantu mengidentifikasi persoalan dan menawarkan solusi berbasis teknologi. Riset harus menghasilkan inovasi yang dapat dimanfaatkan industri dan masyarakat. Kami berharap kolaborasi ini mampu menarik investasi yang lebih besar ke Batam,” imbuh Arif.

Melalui kolaborasi ini, BP Batam meyakini hasil riset dan inovasi dapat menjadi solusi konkret dalam memperkuat ketahanan sumber daya air, mendorong transformasi industri yang lebih hijau dan mendukung pertumbuhan investasi yang berkelanjutan. (AP)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain