Connect with us

9info.co.id | BATAM – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8, Panbil Residence Serviced Apartment (PRSA) menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan anak-anak dari Panti Asuhan Alhijrah Insani. Kegiatan penuh kehangatan tersebut berlangsung pada Senin, 16 Maret 2026, di Ruang Meeting Hang Tuah, Batam.

‎Acara tersebut dihadiri oleh jajaran manajemen dan staf Panbil Hospitality Group yang menaungi Wyndham Panbil Batam dan Panbil Residence Serviced Apartment. Momentum ini menjadi ajang berbagi kebahagiaan sekaligus mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadan.

‎Residence Manager Panbil Residence Serviced Apartment, Zulfikar, menyampaikan rasa syukur atas perjalanan delapan tahun PRSA yang terus berkembang hingga saat ini.

‎“Kami sangat bersyukur karena pada hari ini kami dapat merayakan ulang tahun bersama anak-anak Panti Asuhan Alhijrah Insani sekaligus berbuka puasa bersama seluruh staf dan manajemen Panbil Hospitality Group,” ujar Zulfikar.

‎Ia menjelaskan, Panbil Residence mulai beroperasi sejak 1 Maret 2018 dengan konsep serviced apartment yang menghadirkan fasilitas dan pelayanan setara hotel berbintang. Properti ini memiliki 250 kamar dengan tujuh tipe kamar yang dirancang untuk memberikan kenyamanan bagi tamu bisnis maupun wisata keluarga.

‎Menurutnya, Panbil Residence juga menjadi satu-satunya serviced apartment di Batam yang memiliki tipe kamar Penthouse, sehingga memberikan pilihan hunian eksklusif bagi para tamu.
‎“Di usia yang ke-8 ini kami berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada para tamu yang menginap bersama kami,” tambahnya.

‎Terletak di Jalan Ahmad Yani, Muka Kuning, Panbil Residence menawarkan berbagai fasilitas premium yang terintegrasi dengan Wyndham Panbil Batam. Para tamu dapat menikmati berbagai fasilitas seperti Andaliman Restaurant untuk sarapan hingga makan malam, Infinity Pool, Fitness Center, ESKA Spa & Massage, Blaze Bar di lantai 2, serta La Bella Vita dan Silangit Executive Lounge yang berada di lantai 15.

‎Sebagai bagian dari kegiatan sosial, manajemen Panbil Residence dan Panbil Hospitality Group juga memberikan santunan serta bingkisan kepada anak-anak Panti Asuhan Alhijrah Insani. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu kebutuhan operasional sehari-hari panti asuhan.

‎Pembimbing Panti Asuhan Alhijrah Insani, Ustadz Ari, menyampaikan apresiasi atas undangan dan perhatian yang diberikan oleh Panbil Residence.

‎“Kami berterima kasih kepada Panbil Hospitality Group dan Panbil Residence Serviced Apartment yang telah mengundang kami untuk menghadiri perayaan ulang tahun ke-8 sekaligus berbuka puasa bersama. Anak-anak sangat senang mendapat kesempatan berkunjung ke salah satu hotel bintang lima di Batam ini,” ujarnya.

‎Ia juga mendoakan agar Panbil Residence terus berkembang dan semakin sukses di masa mendatang.
‎“Kami berharap Panbil Residence semakin maju dan ramai dengan tamu yang menginap,” tutupnya. (Tim)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Dukung Pelepasan Ekspor Timah Solder, Tegaskan Momentum Hilirisasi Batam

BP Batam Dukung Pelepasan Ekspor Timah Solder, Tegaskan Momentum Hilirisasi Batam

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam mendorong dan mendukung penuh terhadap investasi manufaktur bernilai tambah dan relevan bagi Batam di tengah perubahan geopolitik dan pergeseran rantai pasok global.

Hal itu ditegaskan Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, saat menghadiri kegiatan pelepasan ekspor timah solder oleh PT Solder Tin Andalan Indonesia di Kawasan Industri Tunas Prima, Nongsa, Kamis (12/3/2026).

Momentum pelepasan ekspor tersebut hadir di tengah penguatan ekonomi Batam. Pada Triwulan IV 2025, pertumbuhan ekonomi Batam tercatat sebesar 7,49 persen secara year-on-year. Capaian tersebut memperlihatkan bahwa Batam terus menunjukkan daya tahan dan daya saing sebagai kawasan industri, perdagangan, dan investasi yang strategis di wilayah barat Indonesia.

Dalam sambutannya, Fary Djemy Francis mengatakan bahwa Batam perlu terus mendorong investasi yang tidak berhenti pada pembangunan fasilitas, tetapi benar-benar bergerak hingga tahap produksi, hilirisasi, dan ekspor.

“Di tengah perubahan geopolitik dan pergeseran rantai pasok global, Batam harus mampu memosisikan diri sebagai basis industri yang adaptif, efisien, dan siap ekspor. Momentum pertumbuhan ekonomi yang menguat harus diubah menjadi ekspansi industri bernilai tambah yang nyata,” katanya.

Kegiatan tersebut dipusatkan pada prosesi pelepasan pengiriman timah solder produksi Batam untuk pasar India. Agenda ini mencerminkan semakin kuatnya kemampuan Batam dalam menarik investasi yang tidak hanya hadir di atas kertas, tetapi juga mampu bergerak sampai pada tahap produksi dan menembus pasar internasional.

PT Solder Tin Andalan Indonesia atau STANIA merupakan perusahaan yang bergerak di bidang hilirisasi timah dan menjadi bagian dari pengembangan industri bernilai tambah di Batam.

“Kehadiran perusahaan ini mencerminkan tumbuhnya aktivitas manufaktur hilir yang mendukung penguatan struktur industri daerah, sekaligus memperluas keterhubungan Batam dengan rantai pasok global, khususnya pada sektor manufaktur dan elektronik,” ujarnya.

Direktur PT Solder Tin Andalan Indonesia, An Sadiano, menyampaikan apresiasi atas dukungan BP Batam terhadap pengembangan investasi industri hilir di Batam.

“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan BP Batam yang telah memberikan perhatian dan dorongan bagi pengembangan industri kami. Dukungan ini menjadi bagian penting dalam membangun iklim usaha yang kondusif, sehingga perusahaan dapat tumbuh, berproduksi, dan berkontribusi bagi penguatan ekspor dari Batam,” ujarnya.

Bagi BP Batam, pelepasan ekspor ini bukan sekadar seremoni korporasi. Kegiatan ini menjadi penanda bahwa investasi hilir di Batam mulai terkonversi menjadi produksi riil, nilai tambah, serta akses pasar internasional.

Hal tersebut penting dalam membangun kredibilitas Batam sebagai kawasan yang tidak hanya menarik bagi investor, tetapi juga mampu mengeksekusi investasi secara nyata.

Kehadiran industri seperti STANIA juga memperkuat posisi Batam sebagai basis produksi yang kompetitif. Kedekatan dengan Singapura, kematangan kawasan industri, serta konektivitas logistik menjadi keunggulan yang membuat Batam semakin relevan di tengah perusahaan global yang kini semakin selektif memilih lokasi investasi dan produksi.

Ke depan, BP Batam memandang proyek-proyek hilirisasi seperti ini akan menjadi salah satu fondasi utama dalam memperkuat daya saing Batam. Di tengah kompetisi kawasan yang semakin ketat, investasi yang mampu menghasilkan nilai tambah, memperluas ekspor, dan menciptakan aktivitas ekonomi riil akan menjadi penentu penting bagi pertumbuhan Batam yang berkelanjutan. (Tim)

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain