Connect with us

9Info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) yang diwakili oleh Direktur Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal, Surya Kurniawan Suhairi menerima kunjungan dari Kepala Departemen Kementerian Perdagangan Republik Turki, Mustafa Hilmi Askin beserta rombongan pada Selasa (20/8/2024) di Marketing Centre BP Batam.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol, Ariastuty Sirait; Kepala BP Bintan, Farid Irfan Siddik; beberapa perwakilan dari BP Tanjungpinang; Negosiator Ahli Perdagangan Kementerian Perdagangan RI; serta beberapa Pejabat dari Pemerintah Kota Batam.

Adapun pertemuan ini dilangsungkan dalam rangka penjajakan kerja sama investasi antara Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, Bintan, dan Tanjungpinang dengan Turkish Free Zones yang dikelola oleh Pemerintah Republik Turki.

“Kami datang kesini untuk mendalami informasi tentang Free Trade Zone di Batam, Bintan, dan Tanjungpinang khususnya untuk membangun industri Halal pada beberapa negara di luar Turki termasuk Indonesia,” ujar Askin.

“Dari pertemuan ini, kami telah mendapatkan berbagai informasi yang kami butuhkan dan akan kami sampaikan kepada calon investor di Turki tentang semua keuntungan berinvestasi di Batam, Bintan, dan Tanjungpinang Free Trade Zone ini,” sambung Askin.

Menyambut pernyataan Askin, Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal, Surya Kurniawan Suhairi mengucapkan terima kasih atas kunjungan dari Pemerintah Turki ini dan berharap kunjungan ini akan membuahkan hasil positif untuk mendukung peningkatan investasi di Batam.

“Terima kasih atas kunjungan dari Bapak Askin beserta rombongan ke BP Batam, kami sangat senang karena ini artinya Batam semakin dilirik secara internasional sebagai lokasi investasi di luar Turki oleh Pemerintah dan investor disana,” terang Surya.

“Mudah-mudahan dari pertemuan ini kita mendapatkan hasil yang positif dalam hal kerja sama investasi dengan Republik Turki untuk mendukung peningkatan ekonomi di KPBPB Batam,” pungkas Surya. (MI)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam mendukung penuh pembangunan Monumen Simpang Barelang yang berlokasi di Bundaran Tembesi, Kecamatan Sagulung.

Pembangunan monumen yang diberi nama Bundaran Ufuk Selatan oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Batamindo Invesment Cakrawala ini menjadi salah satu upaya untuk mendukung penataan kawasan dan memperindah wajah Kota Batam.

Di samping itu, proyek tersebut akan menjadi landmark baru bagi Kota Batam dengan luas kawasan sekitar 7.850 meter persegi. Penataannya pun tidak hanya berfokus pada bangunan utama monumen, area sekitar juga akan dirancang dengan elemen lanskap seperti planter box, plaza, hardscape, dan softscape berupa rumput. Sehingga, kawasan di sekitar monumen diharapkan tampil lebih tertata dan nyaman secara visual.

Selain itu, desain proyek turut dilengkapi dengan pencahayaan LED, signage, sistem CCTV, serta fasilitas pendukung penyiraman taman. Elemen-elemen tersebut menjadi bagian dari konsep penataan kawasan agar landmark dapat tampil lebih representatif, terutama pada malam hari.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Ketika dunia usaha ikut mengambil bagian melalui program yang memberikan manfaat bagi kawasan, tentu ini harus kita apresiasi dan kita kawal bersama agar pelaksanaannya berjalan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan wajah Kota Batam,” ujar Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Senin (14/9/2026).

Terkait persiapan pekerjaannya, termasuk pemagaran lokasi, Amsakar menyampaikan telah dimulai pada 11 September 2026 ini. Ia mengatakan bahwa pembangunan dan penataan kawasan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi pemerintah dan dunia usaha untuk menghadirkan Batam yang semakin tertata dan memiliki identitas kota yang kuat di mata investor dan wisatawan.

Dengan penataan tersebut, lanjut Amsakar, Simpang Barelang diharapkan tidak hanya menjadi titik pertemuan lalu lintas, tetapi juga memiliki identitas visual yang lebih kuat sebagai salah satu kawasan strategis di Batam.

“Yang kita bangun bukan sekadar monumen. Kita ingin setiap penataan memberikan nilai tambah bagi kawasan dan menjadi bagian dari wajah Batam yang kita banggakan. Oleh karena itu, aspek kualitas, keselamatan, ketertiban lalu lintas, dan lingkungan harus tetap menjadi perhatian,” pungkasnya. (DN)

Continue Reading

Berita Lain