Connect with us

9info.co.id – Bertempat di Hotel Aston Kecamatan Lubuk Baja Kota Batam, personel polsek lubuk baja melaksanakan pengamanan terkait kegiatan Pelantikan Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Batam periode 2022 – 2005. Senin (24/10/2022)

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Batam HM. Rudi, Sekda Kota Batam Jefridin Hamid Beserta Ibu, Wakil Ketua 1 DPRD Kota Batam M. Kamaluddin, Wakil Ketua 3 DPDR Kota Batam Ahmad Surya, Kompol Budi Hartono, S.i.k, M.M (Mewakili Kapolresta Barelang), Kadisduk Erianto, S.E., Ketua KNPI Kepualauan Riau Teddi Nuh, Ketua KNPI Kota Batam Randi Zulmariadi, Pengurus KNPI Kota Batam serta Seluruh Pemuda Kota Batam.

Dalam Kegiatan di laksanakan Pembacaan SK Pengurus KNPI Kota Batam, Penyerahan SK oleh Andri Fitri Yanto kepada Sekretaris DPD KNPI Kota Batam, Pembacaan Sumpah Pengurus KNPI Batam oleh Ketua DPD Kepri, Penyerahan Bendera Pataka KNPI oleh Paskibraka, Penanda tanganan Berita Acara dan Foto Bersama

Sambutan Perdana Ketua DPD KNPI Kota Batam Randi Zulmariadi mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu yang hadir karena sudah bersedia hadir dalam pelantikan Ketua KNPI Kota Batam beserta pengurusnya, saya tidak menyangka dalam waktu 7 hari pengurus dapat mempersiapkan kegiatan pelantikan semeriah ini dan penuh dengan semangat, saya selaku ketua yang dilantik akan menghidupkan KNPI Kota Batam dan perlu diketahui untuk kita semua bahwa kita KNPI sudah punya SK dan bertanggung jawab atas tugas yang diberikan kepada kita semua khususnya pemuda Kota Batam.

Sambutan Ketua KNPI Kepulauan Riau Teddi Nuh mengatakan yang berpesan kepada rekan-rekan yang sudah dilantik agar dapat bertanggung jawab dengan tugasnya sesuai yang sudah ditunjuk, jangan dijadikan gagahan sosial media, ingat di pundak kalian mempunyai beban dan tanggung jawab untuk memajukan Kota Batam,habiskan energi untuk membuat hal-hal yang bermanfaat dan positif dan Satu lagi pesan saya terkhir agar kita semua selalu bersatu dan tetap solid dimanapun berada.

Wali Kota Batam HM. Rudi dalam sambutannya mengucapkan Selamat kepada Ketua DPD KNPI Kota Batam beserta jajarannya agar dapat membangun Kota Batam menjadi lebih baik lagi, saya sampaikan kepada seluruh KNPI bahwa KNPI dibawah Walikota Batam, agar tetap bekerjasama untuk memajukan Kota Batam, Jadi mari kita sama-sama untuk membangun Kota Batam, supaya pengembangan Kota Batam bisa lebih cepat dan menjadi kota yang modern seperti kota tetangga, Terakhir pesan saya Kita akan menyelesaikan Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Akan menyelesaikan Rumah Sakit Internasional Dan Menyelesaikan pembangunan jalan yang ada di Kota Batam.

Dalam kegiatan pengamanan ini Polsek Lubuk baja menurunkan 12 anggota untuk nelaksanakan pengamanan acara tersebut agar terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif. ujar Kapolsek Lubuk baja Kompol Budi Hartono, SIK,MM. (lsm)

 

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam dan Pemko Batam Perketat Penegakan Hukum Lingkungan, Li Claudia: Tidak Ada Pengecualian

BP Batam dan Pemko Batam Perketat Penegakan Hukum Lingkungan, Li Claudia Tidak Ada Pengecualian

9info.co.id | BATAM – Wakil Kepala BP Batam sekaligus Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memberikan toleransi kepada siapa pun yang melakukan praktik pengerukan pasir secara ilegal di wilayah Batam.

‎Penegasan tersebut disampaikan Li Claudia sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah kerusakan yang dapat mengancam keselamatan masyarakat.

‎“BP Batam dan Pemko Batam sedang bekerja memperbaiki dan membenahi masalah lingkungan yang selalu dikeluhkan masyarakat. Dari masalah sampah, banjir, hingga kegiatan-kegiatan ilegal yang membahayakan kondisi lingkungan Kota Batam di masa depan.

Oleh karena itu, setiap pelanggaran aturan yang makin memperburuk kondisi lingkungan akan kami tindak,” tegas Li Claudia, Rabu (29/4/2026).

‎Sebelumnya, saat dalam perjalanan menuju Bandara Hang Nadim, Li Claudia mendapati sekelompok warga tengah melakukan pengerukan pasir secara ilegal di pinggir jalan. Melihat hal tersebut, ia langsung menghentikan aktivitas tersebut dan meminta aparat kepolisian untuk memproses pelaku sesuai hukum yang berlaku.

‎Menurut Li Claudia, pengambilan tanah atau pasir secara sembarangan dapat menimbulkan dampak serius, seperti pergeseran tanah, kerusakan badan jalan, hingga membahayakan keselamatan para pengguna jalan.

‎Ia menjelaskan, pemerintah saat ini tengah melakukan langkah pembenahan lingkungan secara internal maupun eksternal. Secara eksternal, penindakan dilakukan langsung di lapangan terhadap aktivitas pengerukan pasir ilegal, baik yang dilakukan perorangan maupun badan usaha.

‎Disebutkannya, sejumlah perusahaan besar juga telah menerima peringatan keras, bahkan ada yang sampai pada tahap pencabutan izin karena terbukti melanggar aturan dan ketentuan lingkungan.

‎Sementara dari sisi internal, BP Batam dan Pemko Batam sedang membenahi sistem perizinan serta tata kelola lingkungan hidup. Pemerintah juga akan memberikan sanksi tegas kepada pegawai yang melakukan pelanggaran, termasuk pembiaran ataupun keterlibatan dalam aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan.

‎“Tidak ada pengecualian. Setiap pelanggaran akan dikenai sanksi sesuai aturan yang ada. Baik itu dilakukan oleh pegawai pemerintah, pengusaha, maupun warga biasa. Semua sama di mata hukum,” tegasnya.

‎Li Claudia menambahkan, seluruh langkah yang dilakukan pemerintah bertujuan menjamin keselamatan warga serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Batam.

‎Menurutnya, Batam merupakan kota metropolitan yang heterogen dan terbuka bagi siapa saja. Namun setiap warga yang tinggal dan mencari nafkah di Batam tetap memiliki kewajiban untuk menaati hukum demi menjaga kenyamanan bersama.

‎“Kami tidak melarang orang datang ke Batam. Tapi mari sama-sama kita jaga Batam dengan mentaati aturan yang ada,” tutupnya. (EI).

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain