Connect with us

9info.co.id – Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) HR Agung Laksono mengapresiasi penyelenggaraan halal bi halal sebagai tradisi yang baik dan sangat bermanfaat. Kegiatan silaturahim ini hakikatnya selain bermakna saling bertemu, tetapi juga mendoakan untuk kesuksesan masing-masing di bidangnya.

Hal tersebut dikemukakan pada Acara halal bihalal HR Agung Laksono dan Dave Akbarshah Fikarno Laksono, ME di Kota Cirebon, Sabtu (6/5/2023) yang dihadiri para kyai dan ulama wilayah Kabupaten dan Kota Cirebon serta Kabupaten Indramayu, Jawa Barat serta kader dan konstituen Partai Golkar.

Berbicara tentang Pemilihan Umum 2024 yang kurang dari 10 bulan lagi, Ketua Dewan Pakar Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar ini juga mengingatkan, agar tujuan yang akan kita raih adalah kemenangan yang terhormat dan bermartabat. Jangan gunakan cara-cara menyebar hoax baik melalui sarana media massa maupun media sosial.

Politisi senior ini berharap Tim Pemenangan Dave Laksono dalam bekerja menggalang konstituen menggunakan cara-cara yang jujur. Sampaikan bahwa kemenangan yang akan kita raih, untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat. “Kita ingin perubahan yang nyata dan baik serta tidak justru memiskinkan rakyat,” tambahnya seraya menyatakan terima kasih dan penghargaan atas kehadiran para sesepuh dan ulama serta para kyai.

Mengilustrasikan muliaya para kyai, Agung Laksono menyampaikan, seorang tokoh ulama terkemuka Habib Luthfi bin Yahya yang juga koleganya di Kantor Wantimpres, selalu menyatakan, bahwa Cirebon adalah sedulur saya. Cirebon disebutkan ulama karismatik yang kini tinggal di Pekalongan itu, salah satu tempat berguru para kyai yang kini tersebar di Indonesia.

Rebut Kemenangan Kembali

Sedangkan Dave Laksono yang sudah dua periode terpilih menjadi anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat VIII mengingatkan, Pemilu 2024 momentum bagi seluruh masyarakat untuk merebut kembali kemenangan Partai Golkar. Kondisi kekuasaan di wilayah Kabupaten dan Kota Cirebon serta Kabupaten Indramayu saat ini yang sejak 2004 tidak lagi di tangan Golkar, disebutkan dibangun tanpa ide dan konsep terarah. Terbukti tidak banyak hasil pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat. “Banyak infrastruktur buruk telah saya lihat saat kunjungan reses di 20 titik wilayah ini. Hal semacam ini bisa terjadi setelah Golkar, tidak lagi memimpin di Indramayu dan Cirebon,” tambahnya.

Acara yang juga mendengar tausiyah KH Salman Al Farizi dari Pondok Pesantren Buntet dan sambutan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cirebon KH Zamzami Aamiin berlangsung khidmat namun semarak.

Koordinator acara Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Cirebon Teguh R Merdeka bersyukur atas sukses kegiatan yang dihadiri puluhan kyai dan ulama, serta tokoh masyarakat. Para Kader Partai Gokar pun cukup antusias mengikuti acara yang berlangsung dan ditutup santap siang bersama.

Ia berharap momentum persatuan dan kesatuan para kader serta masyarakat itu tetap terjaga, sehingga harapan memenangkan kembali Partai Golkar di Daerah Pemilihan Jabar VIII (Kabupaten/Kota Cirebon dan Kabupaten Indramayu) dapat diwujudkan. (Mat)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Jemput Bola, 11 Titik Banjir Langsung Disisir Setelah RDP DPR RI

TITIK BANJIR

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam bergerak cepat merespons masukan Komisi VI DPR terkait penanganan banjir dan genangan air di Kota Batam.

Hanya sehari setelah Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Jakarta, Rabu (17/6/2026), BP Batam langsung menerjunkan tim untuk mengecek 11 titik rawan banjir di wilayah tersebut.

Peninjauan lapangan ini dipimpin langsung oleh Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto dan Direktur Pembangunan Infrastruktur, Wulung Wardhana beserta jajaran.

Guna menyelaraskan langkah, BP Batam juga menggandeng Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Metra Dinata, serta para camat setempat.

Sebelas lokasi yang ditinjau mencakup sejumlah kawasan strategis, antara lain Orchard Park di Batam Kota, Kampung Jabi, SDN 010 Nongsa, Sekupang, Batu Aji, Sagulung, hingga area depan Panbil Industrial Estate yang belakangan kerap tergenang saat hujan deras.

Langkah ini diambil setelah Anggota Komisi VI DPR Sturman Panjaitan menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas drainase dalam RDP sehari sebelumnya.

Sturman mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Batam yang pesat harus diimbangi dengan kesiapan infrastruktur pengendali banjir yang mumpuni.

Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto menegaskan, verifikasi faktual di lapangan ini sangat krusial untuk memetakan akar masalah secara akurat sebelum merumuskan solusi teknis.

“Kami turun langsung untuk memastikan kondisi di lapangan karena setiap lokasi memiliki karakteristik persoalan yang berbeda. Penanganannya harus terukur, tepat sasaran, dan terkoordinasi,” ujar Mouris.

Ia menambahkan, respons cepat ini merupakan instruksi langsung dari Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra.

Keduanya menekankan agar setiap aspirasi publik maupun legislatif segera ditindaklanjuti dengan aksi nyata di lapangan.

“Bapak Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Ibu Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, selalu menegaskan bahwa persoalan masyarakat tidak boleh berhenti pada pembahasan di ruang rapat. Setiap masukan, termasuk yang disampaikan DPR RI, harus segera diterjemahkan menjadi langkah nyata dan solusi di lapangan,” tegas Mouris.

Melalui peninjauan bersama Pemerintah Kota Batam ini, skema penanganan di setiap titik mulai disusun.

Rencana kerja tersebut meliputi normalisasi saluran air, peningkatan kapasitas drainase, evaluasi pola aliran, hingga kolaborasi teknis lintas sektoral demi mewujudkan infrastruktur Batam yang andal dan berkelanjutan. (RUD)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain