Connect with us

9Info.co.id | BATAM – Warga Kelurahan Sungai Panas menyatakan dukungan penuh kepada calon Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 2, H Muhammad Rudi (HMR), dalam kampanye dialogis yang diadakan di Komplek Aku Tahu Centre, Selasa (08/10/2024) malam. Acara tersebut menjadi momen penting bagi masyarakat untuk menyampaikan harapan mereka terhadap kemajuan Kepri di bawah kepemimpinan Rudi.

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan warga mengungkapkan bahwa HMR adalah sosok yang telah memberikan banyak kontribusi positif bagi perkembangan Batam. “Sejak dulu kami sudah mendukung Pak Rudi, dan kami siap mendukung program-program beliau yang akan membawa kemajuan bagi Provinsi Kepri,” kata salah satu warga dengan antusias.

Warga juga mendoakan pasangan HMR dan H Aunur Rafiq (Rudi-Rafiq/2R) agar selalu diberi kesehatan dalam perjuangan mereka memajukan tidak hanya Kota Batam, tetapi seluruh wilayah Kepulauan Riau.

Dalam kampanye, H Muhammad Rudi menekankan komitmennya untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan aman bagi warganya. “Kota Batam sudah didesain agar warganya dapat menikmati kenyamanan dan keamanan,” ujarnya. Ia juga menjelaskan rencana pembangunan dan pemerataan ekonomi yang akan diterapkan di seluruh Kepri, terutama di ibu kota provinsi, Tanjungpinang. “Semua sudah saya pikirkan, mulai dari pemerataan pembangunan hingga menghidupkan ekonomi Kepri. Saya siap membangun Tanjungpinang dan wilayah lainnya jika terpilih,” pungkas Rudi.

Acara tersebut juga dihadiri oleh simpatisan dan tim relawan Rudi-Rafiq yang menyemarakkan suasana dengan yel-yel dukungan untuk pasangan calon ini, menambah semangat dalam persiapan menghadapi Pilkada 2024 yang akan berlangsung pada 28 Oktober mendatang.

Dukungan yang kuat dari warga Kelurahan Sungai Panas menjadi sinyal positif bagi Rudi dan Rafiq dalam menjalankan visi mereka untuk membangun Kepulauan Riau yang lebih baik.(Mat).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Gandeng BRIN Perkuat Ketahanan Air dan Daya Saing Industri

BP Batam Gandeng BRIN Perkuat Ketahanan Air dan Daya Saing Industri

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus memperkuat langkah strategis dalam menjaga ketahanan sumber daya air dan mendorong pengembangan industri berkelanjutan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tentang Pemanfaatan Riset dan Inovasi serta Pengkajian Pembangunan Batam Science and Technology Park di Gedung B.J. Habibie, Jakarta, Kamis (18/6).

Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan BP Batam, Sudirman Saad, mengatakan bahwa kolaborasi ini menjadi upaya penting untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan Batam ke depan, terutama dalam menjaga ketersediaan sumber daya air yang menjadi kebutuhan utama masyarakat dan dunia usaha.

Menurutnya, sebagai kawasan industri dan investasi yang terus berkembang, Batam membutuhkan dukungan riset dan inovasi agar pengelolaan sumber daya dapat dilakukan secara lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.

“Kami tidak memiliki hutan maupun sungai. Pasokan air sepenuhnya bergantung pada air hujan yang ditampung di delapan waduk. Karena itu, inovasi, digitalisasi, dan pengelolaan daerah tangkapan air menjadi kebutuhan yang sangat mendesak. Dukungan riset dari BRIN akan sangat penting bagi keberlanjutan Batam,” kata Sudirman.

Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN, R. Hendrian, mengatakan ruang lingkup kerja sama mencakup sejumlah isu strategis, mulai dari pengembangan Batam Science and Technology Park, pengelolaan energi dan sumber daya air, teknologi sirkular, industri maritim berkelanjutan hingga industri hijau.

“Kami berharap hasil riset dan inovasi BRIN dapat memberikan kontribusi nyata bagi Batam. Berbagai potensi yang ada harus diwujudkan menjadi solusi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat maupun dunia industri,” ujarnya.

Direktur Kemitraan Riset dan Inovasi BRIN, Asep Riswoko, menambahkan kolaborasi ini melibatkan tujuh riset dari lima pusat riset BRIN, serta tiga unit teknis dari BP Batam. Sebanyak, sepuluh aktivitas dari enam topik utama telah dirumuskan untuk dilaknakan dalam kurun waktu tiga tahun ke depan, berdasarkan peta jalan yang telah disusun secara bertahap.

Seluruh aktivitas tersebut dirancang agar hasil riset dapat diimplementasikan secara langsung untuk mendukung pengembangan kawasan Batam.

“Kolaborasi ini dapat menjadi langkah awal konkret dalam memperkuat peran riset bagi pembangunan kawasan strategis Batam,” katanya.

Sementara, Kepala BRIN, Arif Satria, menilai kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk menjembatani kesenjangan antara hasil riset dan kebutuhan industri (valley of death).

“BRIN ingin menjadi think tank bagi pemerintah dengan membantu mengidentifikasi persoalan dan menawarkan solusi berbasis teknologi. Riset harus menghasilkan inovasi yang dapat dimanfaatkan industri dan masyarakat. Kami berharap kolaborasi ini mampu menarik investasi yang lebih besar ke Batam,” imbuh Arif.

Melalui kolaborasi ini, BP Batam meyakini hasil riset dan inovasi dapat menjadi solusi konkret dalam memperkuat ketahanan sumber daya air, mendorong transformasi industri yang lebih hijau dan mendukung pertumbuhan investasi yang berkelanjutan. (AP)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain