9info.co.id – Sebanyak 102 atlet Batam berjuang di Pekan Olahraga Daerah (Popda) Kepri yang dipusatkan di Bintan. Dalam ajang ini, Batam memasang target juara umum.
Selain atlet, ada 61 pelatih dan 32 manajer, serta puluhan official dari Kota Batam. Total ada 248 orang yang dikirim. Secara resmi pelepasan kontingen Batam ini dilakukan Sekretaris Daerah (Sekda) Batam mewakili Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.
“Pak Wali menyampaikan pesan ke kita semua agar di ajang Popda nanti, Batam bisa juara umum,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin.
Adapun, Popda VIII Kepri tersebut akan dilangsungkan di Kabupaten Bintan, pada 25 hingga 30 Juli 2022.
“Saya diminta mewakili beliau. Pak Wali juga menitipkan pesan kepada atlet untuk sapu bersih semua cabang olahraga,” pesannya.
Bahkan, Jefridin juga menyampaikan rencana Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk memberikan bonus kepada para atlet. Namun, ia belum memastikan karena harus dibahas bersama DPRD Batam.
“Nanti urusan bonus, setelah ada hasil. Kami bakal perjuangkan, harus dibahas, bisa jadi di APBD Perubahan nanti,” katanya.
Ia berharap, dengan perhatian khusus dari Wali Kota Batam, para atlet bisa semangat berjuang dan mampu mencapai target juara umum.
“Bakal ada sembilan cabang olahraga. Bismillah, dan jaga nama baik Batam jaga sportivitas,” katanya.
Ia menekankan, sebelum berjuang ke Popda Kepri, tentu para atlet sudah dibekali persiapan. Ia berharap, saat pertandingan semua yang diajarkan dapat diterapkan.
“Skill dimainkan, jangan sampai melakukan tindakan yang tidak baik. Kami yakin, Batam menguasai semua cabor yang di perlombakan,” kata Jefridin. (lsm)
Wali Kota Batam Resmikan Kantor Cabang Bank Sumut, Dorong UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah
9info.co.id | BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, meresmikan Kantor Cabang Bank Sumut Batam serta Halte Rafflesia Bank Sumut yang berlokasi di Ruko Rafflesia, Batam Centre, Senin (27/4/2026). Peresmian tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara sektor perbankan dan Pemerintah Kota Batam guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Kegiatan diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Kota Batam dan Bank Sumut, kemudian dilanjutkan dengan prosesi pemotongan pita sebagai tanda operasional kantor cabang baru tersebut.
Pada kesempatan itu, Amsakar bersama jajaran direksi Bank Sumut juga menyerahkan buku tabungan secara simbolis kepada pelajar SD dan SMP Advance sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan literasi keuangan sejak usia dini.
Dalam sambutannya, Amsakar mengapresiasi langkah Bank Sumut yang memilih Batam sebagai lokasi pengembangan usaha. Menurutnya, keputusan tersebut sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Batam yang terus menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2026.
“Batam merupakan salah satu daerah tujuan investasi. Pada triwulan I 2026, realisasi investasi mencapai Rp17,5 triliun, meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp8,6 triliun, atau tumbuh 102,85 persen,” ujar Amsakar.
Ia menegaskan pentingnya peran perbankan dalam mendukung program prioritas pemerintah, khususnya dalam pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Pemerintah Kota Batam, kata dia, telah menyiapkan program bantuan modal usaha hingga Rp20 juta dengan bunga yang ditanggung pemerintah.
“Kami berharap Bank Sumut dapat membantu menyalurkan pembiayaan tersebut kepada pelaku usaha. Masyarakat cukup membayar angsuran pokok, sementara bunga menjadi tanggung jawab pemerintah,” katanya.
Selain itu, Amsakar juga meminta dukungan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan untuk mencari solusi atas kendala administratif, seperti BI Checking, agar masyarakat berpenghasilan rendah lebih mudah mengakses pembiayaan.
Sementara itu, Direktur Utama PT Bank Sumut, Heru Mardiansyah, menegaskan komitmen pihaknya untuk menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Batam. Bank Sumut, lanjutnya, siap mendukung digitalisasi layanan daerah, termasuk sistem penerimaan pajak daerah yang terintegrasi.
“Kami berkomitmen mendukung peningkatan pendapatan asli daerah melalui optimalisasi 11 objek pajak serta pengembangan sistem pembayaran digital yang mampu memisahkan komponen pajak secara otomatis,” ujarnya.
Acara peresmian tersebut turut dihadiri perwakilan Bank Indonesia dan OJK Kepulauan Riau, unsur TNI, jajaran kepala OPD di lingkungan Pemko Batam, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam, serta para pelaku usaha dari berbagai sektor.(Hum).