Connect with us

9info.co.id – Harga avtur mendadak turun pada pekan ketiga hingga keempat Juli 2022. Melansir onesolution Pertamina, harga avtur di Soekarno Hatta pada 15-31 Juli 2022 di Rp 16.806,3/liter. Padahal pada 1-14 Juli 2022 harganya 18.431/liter.

Penurunan harga avtur juga terjadi di Bandara Ngurah Rai Bali. Mulai hari ini hingga akhir bulan mendatang harganya di Rp 17.763,48/liter. Sementara melihat di periode dua pekan awal bulan Juli harganya tembus 19.288/liter.

Diskon harga avtur ini pun berdampak pada harga tiket pesawat yang sedang ugal-ugalan akhir-akhiran.

Mengutip laman/platform penjualan tiket penerbangan pada Jumat, 15 Juli 2022 siang, harga tiket Jakarta-Bali sudah ada yang berada di bawah Rp 1 juta, padahal selama beberapa bulan terakhir selalu di atas angka tersebut.

Air Asia mulai membanderol tiket Jakarta-Asia mulai dari Rp 969.001 untuk penerbangan malam. Sementara Sriwijaya Air dan NAM Air membanderol di harga yang sama, yakni Rp 980.500, keduanya juga terbang pada malam hari, mulai pukul 18.20 WIB.

Sedangkan untuk terbang di waktu siang perlu mengocek uang lebih, misalnya demi terbang dengan Lion Air pukul 14.00, harga tiketnya Rp 1.350.600. Sedangkan maskapai Garuda Indonesia membanderolnya hingga Rp 1.882.300.

Meski sebagian maskapai masih membanderol tiket dengan harga mahal, namun sudah ada yang di bawah Rp 1 juta. Beberapa waktu terakhir masih belum ada yang di bawah harga tersebut.

Seperti Lion Air, Air Asia, Super Air Jet, membanderol harga tiket Rp 1,2 – 1,4 jutaan, sementara Citilink menjual harga tiket Rp 1,4 juta, Batik Air Rp 1,5 – Rp 1,7 juta, Pelita Air Rp 1,6 juta, Garuda Indonesia Rp 1,7 juta.

Harganya memang terlihat mahal, namun maskapai pun masih diperbolehkan untuk menaikkan harga tiket sebesar 10% dari tarif batas atas harga tiket untuk pesawat jet dan 20% untuk pesawat baling-baling. Dengan mengenakan tarif tuslah atau fuel surcharge. (*)

Sumber CNBC

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Jalin Kerja Sama Riset dan Kajian Kemaritiman, BP Batam Teken MoU dengan UMRAH

Jalin Kerja Sama Riset dan Kajian Kemaritiman, BP Batam Teken MoU dengan UMRAH

9info.co.id |BATAM – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang berlangsung di Marketing Centre BP Batam, Selasa (23/6/2026).

Nota Kesepahaman tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji, Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti. Penandatanganan turut disaksikan oleh para Anggota/Deputi dan Pejabat Tingkat II di lingkungan BP Batam, serta jajaran pimpinan UMRAH yang terdiri dari Wakil Rektor dan para Dekan.

Kerja sama ini mencakup pelaksanaan asistensi, kajian, konsultasi, dan penelitian; pengembangan kompetensi; pemanfaatan sarana dan prasarana; serta berbagai bentuk kolaborasi lain yang dipandang perlu dan bermanfaat bagi kedua belah pihak.

Kepala BP Batam Amsakar Achmad berharap penandatangan ini tidak hanya menjadi seremonial belaka, melainkan dapat diemplementasikan dalam program yang konkret, untuk mendukung tugas fungsi kedua pihak, khususnya bagi pembangunan wilayah dan kesejahteraan masyarakat.

“Penting bagi kita untuk tidak sekadar berhenti pada tataran seremoni, tetapi memastikan kerja sama ini ditindaklanjuti melalui langkah-langkah nyata yang mendukung pertumbuhan investasi dan pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh,” ujar Amsakar.

Menurut Amsakar, kolaborasi ini menjadi semakin strategis seiring dengan perluasan cakupan wilayah kerja dan pengelolaan BP Batam yang kini mencakup 22 pulau, menyusul penyesuaian regulasi melalui PP Nomor 25 Tahun 2025, PP Nomor 28 Tahun 2025, dan PP Nomor 47 Tahun 2026.

Dalam konteks tersebut, UMRAH sebagai perguruan tinggi yang berfokus pada pengembangan pendidikan dan riset kemaritiman diharapkan dapat memberikan dukungan akademik melalui berbagai kajian, penelitian, serta inovasi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan dan pengembangan wilayah BP Batam ke depan.

Senada dengan hal tersebut, Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, menyatakan pihaknya siap mendukung dan berkolaborasi dalam pilar riset & ilmu pengetahun teknologi, pilar inovasi dan budaya maritim serta pilar pengabdian masyarakat.

“Kami siap mendukung berbagai upaya yang dilakukan BP Batam melalui penguatan riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap sinergi ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi Batam sebagai episentrum ekonomi Kepulauan Riau dan Indonesia Barat,” ujar Prof. Agung Dhamar.

Melalui kerja sama ini, BP Batam dan UMRAH berkomitmen membangun sinergi yang berlandaskan kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam mendukung pembangunan wilayah, pengembangan investasi, pertumbuhan ekonomi, serta pemberdayaan masyarakat, termasuk penguatan ekonomi kerakyatan berbasis riset dan inovasi kemaritiman. (NA)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain