Connect with us

9info.co.id – Rombongan jamaah Haji/Hajjah Asal Kabupaten Simalungun yang telah usai melaksanakan ibadah haji ditanah Suci Makkah pada musim haji tahun 1443 H/2022 M telah tiba di tanah air dan telah sampai di Tanoh Habonaron Do Bona Kabupaten Simalungun dalam keadaan sehat wal’afiat.

Kedatangan rombongan jamaah Haji/Hajjah di Kabupaten Simalungun disambut oleh Bupati Simalungun diwakili Wakil Bupati H Zonny Waldi di Masjid Asy-Syuhada Korem 022/PT Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun, Sumut, Senin malam (25/7/2022).

Dalam menyambut kedatangan para jama’ah haji/hajjah itu, Wakil Bupati didampingi anggota DPRD Simalungun H Ikhwanuddin Nasution dan Badri Kalimantan, Danrem 022/PT diwakili Mayor Inf Hasanuddin Batubara, Kapolres Simalungun diwakili Wakapolres Kompol Efianto dan Dandim 0207/Sml diwakili Kapten Inf S Damanik.

Di masjid Asy Syuhada, para jamaah haji/hajjah langsung melakukan sujud syukur atas keselamatan yang di berikan Allah SWT selama dalam perjalanan dari Makkah ke Tanah Air.

Di ketahui jama’ah Haji/Hajjah Asal Simalungun dalam penerbangan masuk dalam kelompok terbang (Kloter) 3 bersama dengan jamaah dari Padang Sidempuan dan Kabupaten Batu Bara melalui Embarkasi Medan Bandar Kuala Namu international Airport (KNIA).

Kepala Staf Urusan Haji Simalungun diwakili Amry Syam Simamora menyampaikan bahwa rombongan Jama’ah Haji tiba di Bandara KNIA sekitar pukul 12:00 Wib.

“Sesuai dengan kebijakan Kemenkes RI seleluruh jamaah yang baru kembali harus mengikuti pemeriksaan antigen, dan Alhamdulillah semua Jama’ah kita sehat wal’afiat,”jelas Amry Syam.

Dijelaskan Amry Syam, jumlah jama’ah yang baru selesai melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci Makkah sebanyak 63 orang. “Inilah jama’ah kita dalam keadaan sehat semuanya,”ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Simalungun dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemkab Simalungun menyambut dengan penuh suka cita kedatangan para jama’ah haji/Hajjah setelah melaksanakan ibadah di Baitullah.

“Selamat datang kembali di Tanoh Habonaron Do Bona bertemu dengan keluarga,”kata Wakil Bupati.

Selanjutnya Wakil Bupati berharap, dengan kepulangan ini kiranya para jamaah dapat menjadi haji/Hajjah yang mabrur dan di anugerah Allah SWT.

“Hal ini dapat tercermin dari peningkatan ibadah dan dapat mewarnai lingkungan masing masing. Jadilah contoh teladan di tengah-tengah masyarakat dan lingkungan masing-masing serta menjadi orang-orang terdepan di lingkungan masing-masing,”kata Wabup.

Kemudian, atas nama Pemkab Simalungun, Wakil Bupati menyerahkan para jama’ah haji/Hajjah kepada keluarga dalam keadaan sehat wal’afiat.

“Kami lepas dengan tulus dan ikhlas kepada keluarga, selamat bergabung kembali di Tanoh Habonaron Do Bona,”ucap Wakil Bupati.

Tampak hadir antara lain sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Simalungun, sejumlah Camat, Ketua MUI Abdul Halim Lubis, Ketua FKUB Simalungun M Nurdin Panjaitan dan para keluarga jama’ah haji/Hajjah. (lsm)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Dukung Pembangunan SMKN 13 Batam, Perkuat SDM Vokasi untuk Industri Masa Depan

BP Batam Dukung Pembangunan SMKN 13 Batam, Perkuat SDM Vokasi untuk Industri Masa Depan

9info.co.id | BATAM – Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan komitmen BP Batam dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui penyediaan lahan bagi pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMKN 13 Batam.

Komitmen tersebut disampaikan saat menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan sekolah di Jalan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Senin (13/7/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, unsur DPRD Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam Ariastuty Sirait, Forkopimda, OPD, perangkat RT/RW, serta masyarakat Tanjung Buntung.

Pembangunan SMKN 13 Batam merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang aman, nyaman, dan berkualitas sekaligus memperkuat pendidikan vokasi guna mencetak sumber daya manusia yang siap memenuhi kebutuhan dunia usaha dan industri.

Amsakar mengatakan, BP Batam memberikan dukungan penuh melalui penyediaan lahan sebagai wujud komitmen terhadap pembangunan pendidikan.

“Ini merupakan ikhtiar penting bagi peradaban, kemajuan Kepulauan Riau, dan kemajuan Batam. Pendidikan adalah jalan transformasi menuju kehidupan yang lebih baik,” ujar Amsakar.

Menurutnya, daya saing suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan yang dipersiapkan sejak dini. Karena itu, penguatan sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Batam bersama BP Batam dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

“Pendidikan harus kita dukung. Jika berbicara tentang daya saing, semuanya bergantung pada bagaimana kita mendesain pendidikan hari ini untuk menjawab kebutuhan masa depan,” tegasnya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program, di antaranya pemberian seragam sekolah gratis, beasiswa bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, beasiswa bagi pelajar di wilayah hinterland, hingga kerja sama dengan tujuh perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

Amsakar optimistis kehadiran SMKN 13 Batam akan menjadi bagian dari desain besar pembangunan sumber daya manusia Batam yang unggul, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun bangsa yang maju dan berdaya saing.

“Negara yang memiliki kemajuan teknologi dan sumber daya manusia unggul akan menjadi negara yang kuat. Karena itu, pemerataan pendidikan harus terus diwujudkan sebagaimana menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia,” ujarnya.

Menurut Ansar, Batam sebagai kawasan industri membutuhkan semakin banyak tenaga kerja terampil yang dihasilkan melalui pendidikan vokasi. Pembangunan SMKN 13 Batam dinilai akan semakin memperkuat ekosistem penyediaan tenaga kerja siap pakai bagi dunia usaha dan industri.

Ia juga mengapresiasi dukungan BP Batam dalam mempercepat penyediaan lahan pendidikan.

“Terima kasih kepada Pak Kepala BP Batam dan Ibu Wakil atas keseimbangan pembangunan antara kebutuhan investasi dan kebutuhan pendidikan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi dukungan BP Batam yang begitu responsif dalam mempercepat penyediaan lahan bagi pendidikan,” tutupnya.

Melalui pembangunan SMKN 13 Batam, diharapkan tercipta ekosistem pendidikan vokasi di Batam semakin kuat sehingga mampu mencetak tenaga kerja yang kompeten, berdaya saing, dan selaras dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.

SMKN 13 Batam dirancang membuka enam rombongan belajar dengan kapasitas awal sekitar 350 siswa. Ke depan, sekolah ini akan mengembangkan sejumlah program keahlian yang selaras dengan kebutuhan industri, antara lain Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Elektronika Industri, serta Teknik Pengelasan. (NA)

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain